oleh

PAMI-Perjuangan Curigai Aksi Pemberantasan Korupsi Kejari Minahasa

TONDANO, mejahijau.com – Aksi pemberantasan korupsi Kejari Minahasa mencurigakan para Pegiat Anti Korupsi. Dan pantaslah jika kelakuan para jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Minahasa mendapat sorotan dari masyarakat.

Sorotan antaranya diutarakan Ketua Pelopor Angkatan Muda Indonesia Perjuangan (PAMI-Perjuangan) Provinsi Sulut, Jonathan Mogonta, Senin (14/11/2022).

Menurut Pegiat Antikorupsi ini, Kepala Kejari Minahasa Diky Oktavia SH MH sejak dilantik Agustus 2021 lalu terbilang nihil dalam upaya pemberantasan korupsi.

“Lebih dari setahun memimpin Kejari Minahasa, nyaris tidak ada program pemberantasan korupsi yang menunjukkan komitmen atas anti-korupsi,” beber Mogonta.

Salah satu kejanggalan yang disoroti, yakni, gagahnya tim Adhyaksa Minahasa menggeledah Kantor Dinas Perkim Kabupaten Minahasa, Rabu (22/06/2022) lalu.

Berdalih penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek jamban/WC di 13 desa tahun 2020, tim Kejari Minahasa dengan garang lakukan penggeledahan.

Aksi penggeledahan disertai penyitaan sejumlah dokumen terkait dugaan korupsi proyek di Dinas Perkim Minahasa.

Aksi tersebut dipimpin langsung Kasie Pidsus Ariel Pasangkan didampingi Kasie Intel Yossy Korompis.

Lucunya sejak aksi penggeledahan, terhitung sudah lima bulan tim Kejari Minahasa adem-adem saja atas aksi garang yang dipertontonkannya.

“Ini benar-benar lucu. Sudah melakukan penggeledahan, tetapi bertingkah seperti tidak pernah terjadi apa-apa. Mungkin Kejari Minahasa lupa ingat, bahwa aksi geledah mereka disaksikan oleh ribuan mata rakyat Minahasa,” warning Mogonta.

Kelakuan Kejari Minahasa seperti itu, sontak PAMI-Perjuangan Sulut pun menaruh kecurigaan mendalam terhadap aksi penanganan kasus tersebut.

“Kami selaku perwakilan masyarakat pantas curiga. Sebab awalnya tim jaksa sangat garang turun melakukan penggeledahan di Dinas Perkim. Tetapi belakangan, pengusutan kasus tidak ada kabar sama sekali. Ini ada apa?!,” sergah Jonathan Mogonta.

Selain itu, mantan Kadis Pariwisata inisial DB alias Debby yang ditetapkan tersangka oleh Polres Minahasa, dicurigai bakal ‘diamankan’ tim Adhyaksa Minahasa.

Dua kasus tersebut, Jonathan Mogonta Cs mulai meragukan upaya pemberantasan korupsi Korps Baju Hijau Kejari Minahasa yang dipimpin Diky Oktavia.

Lanjut Mogonta, pasalnya pemantauan selama kepemimpinan Dicky Oktavia, tak ada kasus korupsi yang statusnya ditingkatkan menjadi tersangka.

“Seksi Pidana Khusus atau Pidsus salah satu yang menjadi ujung tombak pengusutan kasus-kasus korupsi. Ataukah pengelolaan anggaran di Minahasa benar-benar sudah bersih? sehingga Pidsus terkesan tanpa ada kerjaan saja,” katanya.

Sayangnya hingga berita ini diturunkan, Kepala Kejari Minahasa, Dicky Oktavia SH MH belum berhasil dikonfirmasi wartawan media ini.(tim redaksi)