oleh

Pemkot Tomohon Dorong Maju Koperasi dan Usaha Kecil

TOMOHON, mejahijau.com – Pemerintah Kota atau Pemkot Tomohon dorong maju Koperasi dan Usaha Kecil dengan menggelontorkan APBD tahun 2022.

Ha itu terungkap pada Pelatihan Pemahaman Perkoperasian serta Kapasitas dan Kompetensi SDM Angkatan II – 2022 yang dibuka Sekot Tomohon Edwin Roring.

Kegiatan untuk mendorong memajukan Koperasi dan UKM ini, berlangsung hari Rabu sampai Jumat (20-22/07/2022), di Emera Hills Tomohon.

Sambutan Walikota Tomohon yang dibacakan Sekot Tomohon menegaskan, pemerintah mengajak “Ayo Berkoperasi” yang terhubung dengan program Gerakan Revolusi Mental.

Targetnya untuk meningkatkan literasi perkoperasian  di kalangan generasi muda supaya tertarik untuk berkoperasi.

“Generasi muda harus dibekali dengan pengalaman berusaha serta membangun karakter berbasis gotong-royong dan usaha bersama. Dan itu akan diperoleh melalui koperasi,” kata Sekot Edwin Roring.

Selanjutnya, pemerintah telah perbaharui regulasi perkoperasian melalui Undang–Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Diutamakan ke dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan Perlindungan dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM.

Kemudian Permen Koperasi dan UKM Nomor 8 Tahun 2021 tentang Koperasi yang mengelaborasi berbagai wadah koperasi dan kelompok anggota sesuai peran dan lingkup bisnisnya.

Bahkan, perubahan undang–undang tentang Perkoperasian juga terus didorong untuk mengganti Undang–Undang Nomor 25/1992 yang dianggap tak lagi relevan.

Penguatan regulasi perkoperasian diarahkan pada Pengembangan Ekosistim Perkoperasian meliputi kebijakan alternatif yang memberi kesempatan kepada koperasi dalam berbagai struktur usaha.

Penerapan Koperasi Multi Pihak kepada profesional dan generasi milenial, penerapan tata kelola yang baik (Good Cooperative Governance), Perlindungan anggota serta mitigasi koperasi bermasalah.

Pemkot Tomohon terus berusaha menggerakan roda perkonomian pada umumnya, secara khusus juga bagi gerakan koperasi dan pelaku usaha.

Menurutnya, tahun 2022 Pemkot Tomohon telah menganggarkan bantuan untuk gerakan Koperasi dan UKM. Bantuan diberikan kepada pelaku usaha kuliner, pelatihan pengurus, pengawasan, dan anggota koperasi sebanyak dua angkatan.

“Dan juga pelatihan bagi UKM bidang souvenir sebanyak 2 (dua) angkatan,” jelasnya.

Pemkot Tomohon terus berupaya memfasilitasi Pusat Layanan Umum Terpadu bagi koperasi dan usaha kecil menengah. Proposalnya telah diajukan ke Kementerian Koperasi sambil menunggu proses kelanjutan.

“Saya mengutip penggalan pidato Bung Hatta pada peringatan Hari Koperasi Tahun 1951 berbunyi, “Segala yang bekerja adalah anggota dari koperasinya. Sama-sama bertanggung jawab atas keselamatan koperasinya. Makmur koperasinya, makmurlah hidup mereka. Rusak koperasinya, rusaklah hidup mereka bersama,” ucap Edwin Roring.

Sekot Tomohon mengingatkan kepada Anggota, Pengurus, dan Pengawas serta Pengelola Koperasi, agar memiliki jiwa kewirausahaan yang tinggi.

“Mampu melakukan inovasi-inovasi, baik dalam manajemen maupun inovasi produk/jasa dan mampu mengubah tantangan menjadi peluang bisnis,” katanya bahwa kesejahteraan anggota koperasi hal utama.

Hajatan dihadiri Kepala Bidang Kelembagaan Jonathan Senewe, Kadis Koperasi dan UKM Tomohon Nova Rompas, dan peserta pelatihan Perkoperasian.(*jopa)