oleh

31 Tim Bola Voli Sangihe Siap Tarung di Turnamen Bhayangkara 76

TAHUNA, mejahijau.com – Memeriahkan HUT Bhayangkara ke-76, sebanyak 31 Tim Bola Voli Sangihe siap tarung dalam turnamen terbuka Polres Sangihe.

Menariknya, turnamen bola voli kali ini sekaligus ajang seleksi pemain berbakat yang akan berlaga di Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Sulut.

Semua persiapan turnamen yang rencananya digelar November 2022 saat ini terus dimatangkan oleh panitia penyelenggara.

Ketua PBVSI Sangihe, Johanes Tinungki ketika membacakan laporan panitia menyebut turnamen diikuti 31 klub tim bola voli sebagai peserta.

Terinci sebanyak 17 tim putra dan 14 tim putri yang akan ikut berpartisipasi dalam kompetisi.

“Selain tim yang ada di kabupaten Kepulauan Sangihe, ada juga tim-tim dari luar daerah seperti dari Manado, Bitung, dan juga dari kepulauan Talaud,” jelas Johanes Tinungki.

Sambutan Penjabat Bupati Sangihe Rinny Tamuntuan mengatakan, turnamen Bhayangkara-76 Cup 2022 dinanti-nantikan para milenial dan masyarakat Sangihe umumnya.

“Dinanti-nantikan karena 2 tahun lebih tidak ada kegiatan olahraga seperti ini. Itu karena pandemi Covid-19,” kata Rinny Tamuntuan.

Meski saat ini masih dalam suasana pandemi, kata Tamuntuan, kita bersyukur kasus-kasusnya kini sudah menurun.

“Bahkan informasinya sudah tidak ada kasus yang terdengar. Namun semua kegiatan kita tetap harus gunakan masker,” ketusnya.

Lanjut Rinny Tamuntuan, jaga jarak dan jaga kebersihan dengan cuci tangan harus dilakukan pada pertandingan.

Ia menambahkan, turnamen bola voli ini sekaligus seleksi pemain tahun 2022 dan pererat tali persaudaraan.

“Turnamen ini juga untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat, kemajuan dan perkembangan olahraga di Sangihe,” katanya.

Dijelaskannya, Kepulauan Sangihe sebagaimana ruang lingkup olah raga dapat dipandang dari tiga dimensi, yakni olah raga kreatif, pendidikan, profesional.

“Tentunya dalam setiap pertandingan ada yang kalah dan ada yang menang. Dan saya mengharapkan mengedepankan sportifitas,” ucap Penjabat Bupati Sangihe.

Para wasit yang dipercayakan bertugas di lapangan, Rinny Tamuntuan berharap dapat berlaku adil dalam mengambil keputusan.

Dan para pemain, sekiranya dapat tampil maksimal sehingga boleh memperoleh hasil yang memuaskan.(gustaf)