oleh

Camat Miangas Dorong Sukseskan Acara Adat Manani 2022

MELONGUANE, mejahijau.com – Camat Dekroly Adilang SP menghimbau warga di Kecamatan Khusus Pulau Miangas mendukung pelaksanaan Pesta Adat Manani yang akan digelar, Senin, 16 Mei 2022.

Pesta adat Manani adalah acara tangkap ikan yang dilakukan secara tradisional yang di lakukan secara beramai-ramai.

Pemerintah Kecamatan Miangas selama ini telah bekerjasama dengan pemerintah Desa Miangas pihak gereja dan adat jauh hari sebelumnya untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan yang bakal dipakai pada acara Manani.

“Kami sudah siap melaksanakan agenda tangkap ikan tradisional Manani. Lokasi penangkapan maupun personil yang akan berperan semuanya sudah siap,” ungkap Camat Dekroly.

Manani ini sendiri merupakan budaya kearifan lokal  masyarakat setempat untuk memanen atau menangkap ikan menggunakan tali hutan dan janur kelapa   didahului dengan berbagai prosesi atau ritual adat.

Adat kebudayaan di Pulau Miangas mengenal adanya Eha atau larangan atau pantangan. Eha melarang orang menangkap ikan pada lokasi tertentu. Lalu pada saat Eha dicabut, masyarakat dapat melakukan penangkapan ikan secara besar-besaran. Dan hasil tangkapan ikan, itu disyukuri dengan cara makan bersama seluruh warga desa Miangas.

Konon Adat Manani dilakukan pada saat orang tua-tua dahulu kala berkeinginan ada kebersamaan di antara sesama mereka. Maka larangan-larangan adat atau Eha-pun dicabut, dan warga dapat melakukan penangkapan ikan secara massal. Dan hasil tangkapan ikan dibagi-bagi kepada sesama penduduk desa dan dimakan secara bersama-sama.

Manani adalah warisan adat dan budaya lokal peninggalan secara turun-temurun. Mereka mengurung ikan pada saat air laut pasang surut terendah.

Sebelum para tetua adat mempersilahkan warganya menangkap ikan bersama-sama, ikan-ikan akan dikurung dengan menggunakan tali hutan yag diikat dengan janur kelapa. Dan fungsinya mirip jala atau pukat untuk menghalau ikan.

Ikan yang dihalau akan dipungut oleh warga yang namanya dipanggil melalui ritual adat. Dan ikan-ikan hasil tangkapan akan dikumpulkan dalam satu lingkaran besar.

Prosesi mengurung ikan di acara adat Manani menjadi sebuah atraksi adat budaya yang terbilang sangat mengesankan karena menyita perhatian.

Acara adat Manani seperti diketahui, adalah kegiatan menangkap ikan secara tradisional di Pulau Miangas.

Keberadaan Manani mirip-mirip dengan Mane’e di Pulau Intata, Kakorotan, Kabupaten Kepulauan Talaud.(ferbah)