oleh

AARS Disebut-sebut Pusing, Roland Roeroe Cs Nihil Terobosan

MANADO, mejahijau.com – Orang dekat dengan kekuasaan di Kota Manado menyebut, Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang sempat pusing memikirkan apa maunya jajaran Direksi PD Pasar Manado.

Andrei Angouw dan Richard Sualang kabarnya pernah berjam-jam membicarakan soal eksistensi direksi PD Pasar Manado yang sudah hampir satu tahun menjabat namun tak membawa perubahan sama sekali.

“Walikota dan Wakil Walikota berharap direksi dapat membuat terobosan baru dengan kebijakan yang manusiawi, sehingga kemudian hari tidak terbeban oleh subsidi,” ungkap sumber.

Terhitung 10 bulan sejak dilantik, Roland Roeroe (Direktur Utama), Lucky Senduk (Direktur Umum), Jeffrie Salilo (Direktur Pengembangan), Irving Kurniawan Biki (Direktur Operasional), belum mampu membuat kebijakan yang sesuai dengan visi-misi Andrei Angouw dan Richard Sualang (AARS).

Terkait itu, manajemen PD Pasar Manado dikonfirmasi, Senin, 04 April 2022, awalnya enggan menjawab konfirmasi wartawan media ini. Namun manajemen kemudian menyebut,“ kalau konfirmasi soal kebijakan direksi PD Pasar Manado, silahkan tanya langsung kepada Direktur Utama PD Pasar Manado”.

Sumber manajemen PD Pasar Manado menyebut, jumlah karyawan PD Pasar Manado jelasnya bukan sebanyak 600 orang sebagaimana diberitakan.

“Jumlah karyawan 480 orang. Itu angka terakhir yang tercatat,” katanya.

Ditanya soal terobosan apa yang sudah dibuat PD Pasar Manado supaya selaras dengan visi-misi Andrei Angouw dan Richard Sualang (AARS), manajemen itu menyebut konfirmasi langsung saja kepada Roland Roeroe selaku Direktur Utama PD Pasar Manado.

Sementara Roland Roeroe selaku Top Leader PD Pasar Manado dikonfirmasi via aplikasi whatsapp menyebut,“ Sorry. Besok jo datang ke kantor”.

Pun eksistensi Roland Roeroe Cs selaku pengendali manajemen PD Pasar Manado, tak ubahnya ujicoba gagal rudal berhulu ledak nuklir. Ketika ditembakkan, jatuh didekat kaki tapi memberi daya ledak menggelegar.

Masalah lama yang masih melilit PD Pasar Manado yang tak dapat diretas Roland Roeroe Cs, jelas akan memancing Andrei-Richard untuk berpikir lain dari pada yang lain.

Pasalnya Roland Roeroe Cs sudah diberi kesempatan hampir setahun, namun perubahan yang diharapkan Andrei Angouw dan Richard Sualang tak kunjung terlihat.

“Sejak dilantik tidak ada perubahan sama sekali. Bahkan masalah di tubuh manajemen PD Pasar Manado justru semakin rumit saja,” ungkap aktivis anti korupsi Rolly Wenas kepada redaksi mejahijau.com, Senin, 04 April 2022.

Rolly Wenas mengungkapkan sederet masalah PD Pasar Manado yang tak kunjung tuntas, antaranya soal gaji karyawan, revitalisasi pasar, sampah, keamanan, parkiran, sewa kontrak kios dan gedung (asset), ketidakteraturan sirkulasi keuangan, kerja karyawan tak sesuai SOP, serta sejumlah masalah lainnya.

“Praktis 10 bulan manajemen baru PD Pasar Manado, tetapi nihil terobosan. Tidak ada kebijakan konstruktif yang dilakukan oleh manajemen baru,” pungkasnya.

Pantauan redaksi mejahijau.com di pusat kendali PD Pasar Manado di lanti dua gedung shopping center Manado, Senin, 04 April 2022, petang, aktivitas ratusan karyawan BUMD tersebut tampak padat seperti bersinerji.

Terlihat dari depan pintu masuk gambar berdiri baliho Olly Dondokambey dan Steven Kandouw, dan dibelakangnya gambar baliho Andrei Angouw-Richard Sualang.

Selain markas PD Pasar Manado, sebagian besar ruangan-ruangan di lantai dua shopping center terlihat tak terpakai. Ada satu ruangan tampak seperti café yang terlihat beroperasi.(*/tim redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

2 komentar

News Feed