oleh

Woldewin Sasue Terpilih Ketua MKGR Sitaro, Nama Airlangga Hartarto Menggema

ULU, mejahijau.com – Musyawarah Cabang (muscab) Ormas MKGR di Kepulauan Sitaro (Siau Tagulandang Biaro), Selasa, 08 Februari 2022, sukses digelar.

Muscab yang dihadiri sepuluh DPAC (Dewan Pimpinan Anak Cabang) kompak secara aklamasi memilih Woldewin Sasue sebagai Ketua DPC Ormas MKGR Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Terpilihnya Woldewin Sasue menahkodai MKGR Sitaro didasari sejumlah alasan, antaranya bersangutan beliau sudah lama menjadi kader ormas MKGR dan penerima mandat semasih Ketua Umum MKGR Drs Haji Roem Kono M.Ipol.

Selain itu, Woldewin Sasue juga kader Partai Golkar yang saat ini menjabat Sekretaris DPD II Partai Golkar Sitaro.

Woldewin dalam sambutannya mengaku tersanjung atas kepercayaan dari pimpinan DPAC yang hadir serta bantuan dari teman-teman fraksi Partai Golkar DPRD Sitaro teristimewa Ketua DPD II Partai Golkar Sitaro Piet Hein Kuera yang turut hadir memberikan dukungan.

“Saya dan teman-teman akan berjuang memenangkan Airlangga   Hartarto menjadi Presiden Republik Indonesia,” ujar Woldewin disambut ‘yel-yel MKGR Solid’, Airlangga Presiden, oleh peserta yang hadir.

Sementara Ketua Golkar Sitaro, Piet Hein Kuera dalam sambutannya merasa bangga dan kagum kepada Ormas MKGR yang mendirikan Partai Golkar.

“MKGR saat ini adalah kekuatan Golkar untuk meraih kemenangan dan kejayaan. Kami akan kerja keras untuk menang pemilu, Airlangga Hartarto menjadi presiden. Untuk menang, kita perlu berjuang bersama, segaris dan satu visi,” kata Kuera.

MKGR dan Golkar, kata dia, sama-sama berjuang untuk satu cita-cita bersama.

Sambutan Ketua DPD Ormas MKGR Sulut Lucky Mangkey bersyukur atas terpilihnya Woldewin Sasue sebagai Ketua DPC MKGR Sitaro.

Lucky Mangkey berharap kader-kader terbaik MKGR diberi kesempatan untuk duduk di legislatif dan eksekutif pada tahun-tahun mendatang.

“Saya juga memberikan apresiasi kepada Pak Bob Janis selaku Bendahara Partai Golkar Sitaro yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sitaro yang sudah memberikan fasilitas hingga muscab terlaksana sukses,” ungkapnya.

Menurut Mangkey, untuk berjuang memang perlu uang, namun uang bukan segala-galanya. Perlu ada basis massa, metode yang bagus, menguasai media, dan terakhir uang (money).

MKGR kerjanya adalah Gotong Royong dan atur bersama dengan baik, demikian juga ongkos politik menjadi kecil jika waktu penggalangan yang masih lebih dari satu tahun termaksimalkan.

Muscab ditutup dengan sesi foto bersama disertai suara gemuruh Yel-yel Ormas MKGR Solid, Airlangga Presiden.(*/tim redaksi)