oleh

Gedung PSDKP & Penampungan Sementara Kejahatan Kelautan dan Perikanan Diresmikan

TAHUNA, mejahijau.com – Bupati Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME hadiri peresmian gedung kantor station PSDKP Tahuna, Rabu, 24 November 2021.

Peresmian dilakukan Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Laksda TNI Adin Nurawaluddin M.Han.

Peresmian ditandai penandatangan prasasti oleh Dirjen PSDKP Laksda TNI Adin Nurawaluddin M.Han didampingi Bupati Sangihe Jabes Ezar Gaghana beserta sejumlah Komandan Pangkalan PSDK dari beberapa daerah, kemudian dilanjutkan dengan pengguntingan pita.

Direktur Jenderal PSDKP Laksda TNI Adin Nurawaluddin M.Han menyampaikan pesan Menteri Kelautan dan Perikanan  RI soal pentingnya peran pengawasan sumber daya kelautan serta harus menjadi benteng dalam mengawal seluruh terobosan sejalan dengan program ekonomi biru, laut sehat, Indonesia Sejahtera, sekaligus menjadi panglima dalam pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan.

Baca juga:  Bupati Jabes Siap Berangkatkan Naker Sangihe Kerja di Jepang

Ditambahkannya, guna peningkatan pengoperasian pengawasan di lapangan harus didukung dengan sarana dan prasarana pengawasan.

”Untuk itu tahun 2021 ini, Dirjen PSDKP membangun berbagai infrakstruktur pengawasan, antara lain kantor administrasi, rumah penampungan sementara, dan bangunan pendukung lainnya yang diharapkan dapat secara optimal mendukung kegiatan pengawasan Dirjen PSDKP seperti halnya di Tahuna,” kata Nurawaluddin.

Dirjen PSDKP ini pun tak lupa menyampaikan terima kasih kepada Bupati Jabes Ezar Gaghana bersama Forkopimda yang telah menerima dan menjemput kedatangan tim secara adat.

Sementara Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran Dirjen PSDKP bersama rombongan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Baca juga:  Kini John Kapoh Pimpin Dinas Sosial Kabupaten Minahasa

Bupati Gaghana pun menyatakan, dengan berfungsinya PSDKP di Tahuna dengan rutinitas melakukan pengawasan membuat nelayan-nelayan dari Philipina tidak lagi melakukan aktivitas di perairan Sangihe.

Fenomena yang ada, masih saja ada satu atau dua orang nelayan asal Philipina yang nekat melakukan penangkapan ikan di wilayah Indonesia.

”Manfaat PSDKP di Sangihe ini sungguh memberikan nilai tambah kepada pemerintah dan masyarakat secara khusus masyarakat nelayan yang merasa terlindungi dampak dari kerja bersama yang telah dilakukan oleh Kementerian Perikanan dan Kelauatan secara khusus PSDKP,” kata Bupati Sangihe.(gustaf)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed