oleh

Reses Aaltje Dondokambey Terungkap ‘Recofusing’ Biang Kerok Permasalahan

MANADO, mejahijau.com – Aaltje Dondokambey APt, M Kes dalam resesnya yang pertama mendengar aspirasi masyarakat di Kelurahan Tikala Baru kecamatan Tikala, Selasa, 6 April 2021.

Aaltje Dondokambey mewakili dari daerah pemilihan (Dapil) Paal Dua – Tikala dalam resesnya menyampaikan, kegiatan reses yang dilakukan sesuai amanat undang-undang yang harus dilaksanakan setiap wakil rakyat untuk merealisasikan kerja nyata.

“Ini merupakan reses pertama ditahun 2021. Dalam setahun, anggota DPRD diberikan kesempatan 3 kali melakukan reses guna melaraskan aspirasi masyarakat yang ada di dapil masing – masing,” ucap Aaltje Dondokambey.

Reses Ketua DPRD Kota Manado Aaltje Dondokambey di Kelurahan Tikala Barau menyerap sejumlah keluahan masyarakat.

Agenda reses Aaltje Dondokambey didampingi Kepala Dinas Kesehatan Manado Ivan Marthen, Camat Tikala Argo Sangkay, serta Lurah Tikala Baru Fanly Solang.

Masyarakat mendengar pemaparan hasil kerja nyata yang selama ini dijalankan, seperti masalah vaksinasi, daerah rawan banjir, gaji THL, serta masalah persampahan di lingkungan yang sekaligus tanya jawab aspirasi masyarakat.

Baca juga:  Irjen Lumowa Ditantang Berantas Judi Togel di Wilayah Hukum Kapolres AKBP Robby Rahardian

Menjawab aspirasi masyarakat, Ketua Dewan Aaltje Dondokambey memberikan kesempatan kepada instansi terkait tentang vaksinasi Covid-19 oleh Kepala Dinas Kesehatan Manado, dr, Ivan Marthen.

dr Ivan menjelaskan, pemerintah Kota Manado sudah menyelesaikan dua tahap vaksinasi untuk mereka yang masuk skala.prioritas.

“Sebagai warga negara yang baik tentunya semua warga akan divaksinasi sesuai jadwal dan ketersediaan vaksin dari Pemerintah Pusat,” ucap dr Ivan.

Terkait masalah banjir, Lurah Tikala Baru Fanly Solang menjelaskan, selokan di wilayah tersebut perlu diperbaiki. Karena setiap kali hujan pasti meluap ke jalan dan masuk ke rumah – rumah warga.

Baca juga:  Ini Tujuan Tjahjo Kumolo Mendadak Kunjungi Kejati Sulut

“Hal itu karena ketidak mampuan selokan menampung volume air,” kata Solang. Maka dari itu, air meluap dari daerah ketinggian sehingga warga di daratan rendah mendapatkan akibatnya.

“Untuk itu selokan perlu dikeruk supaya air bisa mengalir dengan baik,” tegasnya.

Terkait masalah gaji THL, Camat Tikala, Argo Sangkay menjelaskan, mekanisme pembayaran gaji THL oleh Pemerintah Kota Manado untuk beberapa akhir ini, memang terjadi keterlambatan karena recofusing. Namun untuk gaji para THL tetap akan dibayarkan oleh pemerintah Kota Manado.

Harapan semua yang terkait permasalahan keluhan masyarakat sebagai aspirasi, Aaltje Dondokambey menyatakan, dirinya akan mengawal aspirasi masyarakat dalam rapat paripurna untuk rencana dan anggaran agar aspirasi bisa menyelesaikan permasalahan.(ishak nurdin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed