oleh

Pengurus DPC Tidak Produktif Seharusnya Mundur..!

MANADO, mejahijau.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Utara (Sulut), memperkuat lini politik seluruh anak cabang. Upaya itu demi memenangkan target politik tahun 2024 mendatang.

Target tersebut terungkap lewat Msyawarah Cabang (Muscab) PKB se Sulut di Rumah Alam Jalan Ringrood Manado, Kamis, 11 Maret 2021.

Muscab PKB turut dihadiri Ketua PWNU Sulut Ulyas Taha, diikuti seluruh Ketua-ketua Cabang se Sulut. Mereka membicarakan agenda politik yang nantinya bergulir pada tahun 2024 nanti.

Ketua PWNU Sulut Ulyas Taha menyampaikan ucapan selamat bermusyawarah terhadap PKB se Sulut.

Baca juga:  Aster Panglima TNI Apresiasi Walikota Bitung Berpihak kepada Rakyat

”Pengurus NU Sulut punya harapan besar untuk PKB Sulut, silahkan melakukan silaturahmi dengan pengurus NU dimanapun berada untuk pencapaian target meraih kursi,” kata Ulyas Taha.

Sementara Ketua DPW PKB Sulut Luqman Hakim meyakini PKB Sulut akan menang asalkan seluruh anak cabang organisasi tersebut meraih kursi signifikan.

Diungkapkan, Muscab bukanlah akhir dari segalanya melainkan awal dari upaya untuk membesarkan partai.

“Kami rindu seluruh DPC mendapatkan kursi maksimum di pemilihan legistaltif tahun 2024. Ada 9 DPC di Sulut yang belum dapat kursi, harus benar-benar kerja keras untuk mendapatkannya,” tandas Luqman Hakim

Baca juga:  Terpilih Ketua Koni Sulut, Ini Janji Steven Kandouw

Menurutnya, seluruh kader khususnya Ketua-Ketua DPC PKB harus benar-benar menyusun kekuatan baru yang notabene bertujuan meraih kemenangan serta dapat mengapai hingga tingkat pengurus ranting sebagai sumber kekuatan untuk meraih kemenangan politik.

“Dan tentunya bagi DPC-DPC yang tidak mampu melakukan penguatan organisasi dan tidak dapat meraih kursi, seharusnya mengundurkan diri saat ini,” tegas Hakim.

Cita-cita PKB yang dititipkan NU untuk bermanfaat bagi seluruh rakyat Indonesia, bukan semata untuk warga NU saja melainkan untuk semua kalangan masyarakat yang muslim maupun yang kristiani.

:Untuk kemajuan, bermartabat sebagai perwujudan persatuan demi menegakan keadilan serta dapat menumbuhkan kedamaian,” tutup anggota DPR-RI ini.(ishak nurdin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed