oleh

Christian Iroth Geram, Pemberitaan Media tanpa Konfirmasi

MANADO, mejahijau.com – Pemberitaan salah satu media cetak terkemuka di Sulawesi Utara (Sulut), memantik ‘murka’ Koordinator Satgas Publikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara, Christian Iroth.

Berita edisi Jumat, 03 Juli 2020 Jumat, berjudul: Saling ‘Lempar Bola’, Anggaran Covid-19 di BPBD Tak Transparan. Dalam pemberitaan dipaparkan gamblang bahkan mengklaim anggaran media penanganan Covid-19 tidak transparan.

Christian Iroth juga Kepala Bagian Perencanaan dan Kepegawaian Sekretariat Daerah pada Biro Adpim Pemprov Sulut menyebut, pemuatan berita tersebut tanpa melalui konfirmasi pihaknya. Shingga pemberitaan terkesan ingin menjatuhkan kredibilitas Satgas publikasi percepatan penanganan Covid-19 Pemprov Sulut.

Baca juga:  Gubernur Olly Didampingi Yasti Serahkan 1.243 Sertifikat Tanah

“Media profesional adalah media yang memberitakan sesuai data dan fakta. Selain itu, pemberitaan harus berimbang dan tidak menjustifikasi. Kalau tidak seperti itu, berarti media itu abal-abal,” sindir Christian Iroth, Jumat, 03 Juli 2020.

Lanjut dijelaskan, teknis pengelolaan anggaran publikasi di Biro Adpim sesuai arahan dari Kepala BPBD Sulut dan Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sulut. Dan pemberitaan media tersebut sama sekali tidak pernah diminta konfirmasi oleh wartawan media dimaksud.

Baca juga:  Andre Gerungan Mantapkan Komunikasi Politik dengan Konstituen

Mantan Kabag Humas Pemprov Sulut ini menuturkan, seluruh anggaran publikasi Covid-19 telah dihearing di DPRD Sulut beberapa waktu lalu. Dan itu sebagai bukti, adanya transparansi dalam pengelolaan anggaran untuk media.

“Anggaran publikasi telah dihearing oleh DPRD Provinsi Sulut, dan pelaksanaan anggarannya mendapat pendampingan dari inspektorat,” pungkas Christian sembari memperlihatkan daftar rincian anggaran media Covid-19.(*ferry)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed