oleh

Kelakar Walean, BLT Jangan Pakai untuk Rebonding Rambut

TONDANO, mejahijau.com – Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diberikan kepada warga pada saat pandemi covid-19 diharapkan dapat digunakan sebaik mungkin oleh warga penerima.

Sebagaimana dikatakan Abraham Walean, Hukum Tua Desa Noongan, Kecamatan Langowan Barat saat penyaluran BLT oleh petugas PT Bank SulutGo cabang Kawangkoan, Jumat, 26 Juni 2020, siang.

“Gunakanlah bantuan tunai seperti BLT dengan sebaik – baiknya untuk pemenuhan kebutuhan pokok sehari – hari seperti beras, gula dan lainnya,” ajak Walean.

Baca juga:  Dua Butir Timah Panas, Resmob Manguni Berhasil Lumpuhkan Pembunuh Ojek Online

Lanjut Hukum Tua Noongan ini, kebutuhan pokok sangat penting pada masa pandemi virus corona dan jangan pakai untuk yang hal lain.

“Jangan gunakan uang bantuan untuk gunting rambut atau rebonding, karena hal seperti itu tidak terlalu penting,” tegasnya.

Menurut Walean, ada 102 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT dan 42 KPM untuk Bantuan Sosial Tunai (BST) di Desa Noongan. Dan untuk kegiatan padat karya, dikerjakan pembuatan paving blok panjang 72 meter lebar 44,5 meter di jaga satu dan sudah selesai seratus persen.

Baca juga:  Program Me'Daseng Dapat Menjadi Contoh Daerah Lain

Hingga kini penyaluran BLT DD tahap dua di kabupaten Minahasa termasuk di Langowan Barat masih berlangsung. Dan sebagaimana diharapkan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa, baik BLT maupun BST dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dalam upaya pemenuhan kebutuhan pokok setiap hari.(herdy mendur) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed