oleh

Sebelum Terima BLT, Warga Sumarayar Digiring ke Bilik Penyemprotan Disinfektan

TONDANO, mejahijau.com – Upaya melawan penyebaran Covid-19 (Virus Corona) terus dilakukan antaranya melalui penyemprotan disinfektan.

Penyemprotan disinfektan kepada setiap orang saat penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Sumarayar, Kecamatan Langowan Timur, Minahasa.

Setiap warga penerima BLT yang penyalurannya di Balai Desa Sumarayar, harus melewati bilik transparan dan langsung disemprot cairan disinfektan oleh petugas relawan pencegahan virus corona.

Baca juga:  Tetty Murka! Dua SKPD Terindikasi Minta-minta Duit

Bukan hanya warga penerima BLT, siapapun yang masuk ke Balai Desa termasuk petugas bank diharuskan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditata sebelumnya.

Djefrie Mumu, Kepala Desa Sumarayar, Jumat, 12 Juni 2020, saat penyaluran BLT mengatakan, upaya pencegahan virus corona terus dilakukan seperti wajib pakai masker, rajin cuci tangan, menjaga jarak termasuk penyemprotan disinfektan.

“Kepada masyarakat tetap mengikuti himbauan pemerintah apalagi di wilayah Langowan ada pasien positif covid-19,” ucap Mumu.

Baca juga:  Tidak Pecat Ganjar Pranowo, Sekjen PDIP Dinilai Hanya Gertak Sambal

Lanjut dikatakan Mumu, berkaitan bantuan pemerintah lewat BLT ada 52 keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Sumarayar.

Sementara Nico Wurangian, Kepala Desa Amongena Tiga, Kecamatan Langowan Timur mengatakan, penerima BLT di desanya 83 KPM, dan penerapan protokol kesehatan juga terus diterapkan.

Wurangian mengajak warganya untuk melaksanakan hak dan kewajiban dan mendukung program pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.(herdy mendur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed