oleh

Wow, Mendadak Ada Pasar Baru di Desa Kanonang Satu

TONDANO, mejahijau.com – Aktivitas jual-beli antara pedagang dengan pembeli mendadak hadir di desa Kanonang Satu, Kecamatan Kawangkoan Barat, Minahasa, Selasa, 05 Mei 2020, mulai pagi pukul 06.00 sampai selesai.

Aktivitas jual beli yang dinamakan ‘pasar kilat’, menggunakan sebagian halaman milik Hukum Tua Desa Kanonang Satu dan trotoar sepanjang lima puluh meter.

Hukum Tua Desa Kanonang Satu, Lucky Kasenda mengaku, munculnya pasar kilat ini berawal dari percakapan antara perangkat desa dan para hukum tua se Kanonang Raya yang menginginkan adanya kegiatan jual beli khusus di desa.

Hal itu dikarenakan situasi saat ini yang membatasi ruang gerak warga untuk keluar meninggalkan kampong sendiri.

“Saya kaget pagi tadi sekira pukul 06.00 dipanggil seorang warga untuk bersama membuka kegiatan pasar kilat yang diawali doa oleh seorang hamba Tuhan,” tutur Kasenda dengan rasa haru.

Dijelaskannya, hari ini desa Kanonang Satu dan desa di Kanonang Raya telah memulai pasar kilat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terlebih khusus antisipasi pemerintah untuk mencari solusi masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.

“Selama ini kita menghimbau masyarakat untuk tidak keluar desa karena virus corona. Dan kami fasilitasi dengan adanya pasar kilat ini,” sergah Hukum Tua Kasenda.

Lanjut dikatakan, komoditi yang dijual layaknya pasar tradisional seperti pasar Kawangkoan, yang menjual beras, rica, tomat, bawang dan kebutuhan lain.

“Harganya sama seperti di pasar. Dan respon warga adanya pasar kilat ini sangat baik, dan mereka tetap memperhatikan anjuran pemerintah dengan memakai masker dan Jaga jarak,” kata Lucky Kasenda.

Pasar kilat ini diperkirakan akan berlangsung terus hingga pandemi Covid-19 berakhir. Dan warga memuji program Hukum Tua Lucky Kasenda dan Pemerintah Kanonang Raya yang boleh memfasilitasi pasar kilat hadir di tengah situasi darurat bencana non alam virus corona. (herdy mendur)