oleh

Awasi BLT Tiga Desa, Camat Tompaso Ingatkan Jangan Pakai untuk Foya-foya

TONDANO, mejahijau.com – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa di Kecamatan Tompaso, kabupaten Minahasa, berakhir di tiga (3) desa.

Proses penyaluran BLT langsung oleh pihak Bank SulutGo di kecamatan Tompaso dipantau dan di awasi langsung oleh Camat Tompaso bersama unsur kepolisian dan tim independen.

Dengan mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19 seperti tempat duduk yang di atur jarak, penerima menggunakan masker, mencuci tangan dan lainnya penyaluran BLT-DD berlangsung dengan baik di Desa Tempok Selatan, Desa Tempok dan Desa Tember.

Camat Tompaso Stenly David Umboh saat memantau penyerahan BLT di Desa Tempok Selatan pada rabu (27/5/2020) mengatakan tahap pertama penyaluran BLT di kecamatan Tompaso berakhir untuk 3 Desa.

Baca juga:  Warga Tompaso Ikhlas Jenasah PDP Covid-19 Dimakamkan di Desa Tempok Selatan

“Hari ini disalurkan BLT di Desa Tempok Selatan, Desa Tempok dan Desa Tember dan ini melengkapi keseluruhan karena sebelumnya 7 desa sudah menyalurkan BLT,” ucap Umboh.

Lanjut Camat Stenly Umboh, kepada masyarakat penerima kiranya menggunakan BLT sesuai kebutuhan. Jangan gunakan BLT untuk hal yang tidak penting.

“BLT dipakai sebaiknya, jangan digunakan untuk beli pulsa, beli rokok apalagi dipakai untuk berjudi dan foya–foya,” tegasnya.

Hukum Tua Tempok Selatan Max F Langi mengatakan untuk penerima BLT sebanyak 65 Kepala Keluarga (KK) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) sebanyak 43 KK.

Baca juga:  Di Negeri Matador, Gubernur Olly Promosikan Potensi Pariwisata Sulut

“Penerima BLT sudah mengambil uang yang disalurkan langsung petugas dari Bank SulutGo cabang Kawangkoan dan ada beberapa yang akan ambil langsung di Bank karena tidak berada ditempat,” ungkap Langi.

Sementara itu Hukum Tua Desa Tempok Hetty S Pantow mengatakan, penerima BLT ada 87 KK, BST 41, Bansos 16 KK dan proses penyaluran berjalan lancar.

“Para penerima dihimbau agar dana yang diterima dipakai untuk beli sembako karena pemerintah punya hak untuk memantau jika disalahgunakan akan di coret untuk tahap berikut,” ucap Pantow.

Begitu juga di Desa Tember menurut Hukum Tua Reti Sondakh penerima BLT-DD ada 49 KK, BST 26 dan BPNT ada 27 kepala keluarga penerima.(herdy mendur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed