oleh

Salurkan Bantuan Covid-19, Bupati Elly Tegaskan Pentingnya Sosial Distancing

MELONGUANE, mejahijau.com – Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Talaud hadiri pertemuan terbatas bersama tokoh agama dan tokoh adat serta kepada – kepala desa dari kecamatan Tampan’amma dan Kecamatan Rainis.

Selain memberikan sosialisasi lawan Covid-19 berupa sosial distancing dan jaga kebersihan Bupati Kepulauan Talaud, dr.Elly Engelbert Lasut,ME bersama Wakil Bupati, Moktar Arunde Parapaga berikan bantuan kepada para tokoh agama dan tokoh adat.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Elly menegaskan agar para kepala desa terus mensosialisasikan pentingnya memakai masker dan menjaga jarak karena dengan begitu kita bisa melawan Covid-19.

Baca juga:  Tiga Kali WTP, Bupati Minut Terima Penghargaan Menteri Keuangan

“Masker sangat penting kita gunakan serta terus menjaga jarak sosial karena dengan begitu kita dapat memutuskan rantai penyebaran Covid-19 di Talaud,” tandas Elly.

Menurutnya, penyebaran Covid-19 melalui pancaran air liur sehingga penting bagi kita menggunakan masker serta menjaga jarak dan juga terus menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

“Jadi, masker itu sangatlah penting kita gunakan apalagi di luar rumah. Begitu juga dengan kebersihan, terus dijaga dan upayakan setelah keluar rumah langsung mandi serta dicuci pakaian yang dipakai sehingga kita mampu melewati situasi darurat pandemi ini,” katanya.

Baca juga:  Gubernur Olly Bantah Mengganjal Pelantikan Elly - Mochtar

Ditambahkan pula oleh Wakil Bupati Moktar Arunde Parapaga, bahwa pemerintah kabupaten Talaud tidak akan main – main dalam menghadapi situasi darurat ini karena itu diharapkan kepada semua kepala desa untuk serius dalam menjalankan aturan yang berlaku.

“Besok akan ada perbup yang akan menindak tegas masyarakat yang tidak patuh terhadap aturan sehingga keseriusan dari kepala desa dan satgas Cov19 di desa sehingga Talaud dapat bebas dari wabah virus Corona,” pungkasnya.

Diketahui, bantuan yang diberikan kepada para tokoh agama dan tokoh adat berupa uang tunai sebesar Rp 1.5 juta dan juga kepada puskesmas berupa alat kontrasepsi.(andi pusut)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed