oleh

Ormas Adat Manguni Indonesia Siap Kawal Protokol Covid-19

MANADO, mejahijau.com – Jika organisasi massa (Ormas) lain mendompleng bantuan pemerintah untuk melakukan aksinya, lain dengan DPW Manguni Indonesia Sulawesi Utara (Sulut).

Ketua DPW Manguni Indonesia Sulawesi Utara, Jhon Hess Sumual, , Senin 18 Mei 2020, dengan swadaya internal organisasinya membagi-bagi 10 ribu masker di Kota Manado.

Pantauan wartawan media ini, ormas DPW Manguni Indonesia Provinsi Sulut dipimpin Jhon Hess Sumual terjun langsung bersama pengurus beserta simpatisan di dua tempat.

Mereka menjalari dua titik, yakni di zero point dan pertigaan bahu mall tepatnya di depan patung Robert W Monginsidi, Bahu.

Baca juga:  Komisi IV Dekot Manado Hearing Bersama Dinas Kesehatan, RS Siloam Soal Penanganan Pasien Covid - 19

Hess sapaan akrabnya kepada mejahijau.com mengatakan, gerakan yang dilakukan pihaknya spontan dari pengurus dan anggota yang merasa terpanggil membantu pemerintah untuk mencegah meluasnya penularan virus corona atau Covid-19.

“Kami terpanggil membantu pemerintah untuk memutus penularan Covid-19 dengan membagi-bagi masker secara gratis,” katanya.

Selain membagi-bagi masker, ormas ini turut menyosialisasi pentingnya mematuhi protap kesehatan dalam rangka penanganan virus tersebut.

“Kami juga ikut sosialisasi mengenai protokol penanganan Covid-19 yang dikeluarkan pemerintah. Kita mutlak harus patuh, karena pandemik ini terlanjur membuat panik semua orang,” kata Jhon Hess Sumual.

Baca juga:  Horeee, Sulut Segera Miliki Laboratorium Tes Corona Sendiri

Lanjut dikatakan, ormas adat yang dipimpinnya siap membantu pemerintah menjadi pengawal kepatuhan masyarakat selama pandemi virus corona berlangsung.

“Kalau diizinkan, kami bersedia turut mengawal secara aktif mengamankan Pergub Nomor 8 tahun 2020 tentang Optimalisasi Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Sulut,” pungkas ormas warga Kawanua yang konsern dengan pelestarian seni dan budaya Minahasa ini.

Terpantau personil ormas tersebut membagi-bagi masker pelindung kepada warga pejalan kaki, para sopir mikrolet, serta pengendara sepeda motor yang melintas di dua tempat tersebut.(ferry lesar/vanny)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed