oleh

SMK Negeri 1 Melonguane Berbagi Sembako kepada Siswa Terdampak Covid-19

MELONGUANE, mejahijau.com – Di tengah situasi darurat Covid 19, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Melonguane Kabupaten Talaud berbagi kasih kepada siswa terdampak covid 19.

Bantuan yang disalurkan dalam bentuk sembako adalah hasil patungan para tenaga pendidik untuk membantu orang tua siswa butuh sentuhan.

Sebanyak tiga puluh orang siswa dan siswi SMK Negeri 1 Melonguane menerima bantuan dari sekolah yang dipimpin Kepala Sekolah (Kepsek) Jhonson Talumedun SPd, M.Pd.

Kepada mejahijau.com, Kepsek Jhonson Talumedun mengatakan, situasi darurat ini sangat berdampak pada perekonomian masyarakat sehingga pihaknya merasa perlu melakukan gebrakan tertentu guna mengurangi beban ekonomi yang dirasakan oleh orangtua siswa.

Baca juga:  Gubernur Olly Belum Tahu Maraknya Politik Uang Komite

Upaya yang dilakukannya, sepertinya sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Talaud.

“Jadi, peringatan Hardiknas tahun ini (2020), kami lakukan dalam bentuk gerakan kasih Peduli Dampak Covid-19 dengan memberikan bantuan sembako kepada para siswa yang terdampak covid-19,” ungkap Talumedun.

Selaku pimpinan sekolah tersebut, kata Talumedun, pihaknya sangat bangga kepada para tenaga pendidik yang dengan sukarela mau berbagi kepada para siswa.

Baca juga:  Virus Corona Tak Pengaruhi UNBK di Kabupaten Minahasa

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendidik yang sudah turut membantu para orangtua siswa yang terdampak covid-19 semoga kedepan SMK N 1 Melonguane akan semakin kompak melawan pandemi ini,” tandasnya.

Selai itu dia sangat mengharapkan kerjasama pada orangtua siswa agar terus melakukan pengawasan terhadap para siswa untuk bisa belajar dari rumah dan terus mengikuti anjuran pemerintah selama masa darurat Covid-19 ini.

“Awasilah terus para siswa di rumah. Pastikan mereka belajar sambil terus menjaga pola hidup sehat. Kita berharap, dengan gotong royong kita mampu melewati masa sulit ini sehingga nantinya kita akan kembali menikmati kehidupan yang normal seperti sediakala,” pungkas Talumedun.(andi pusut)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed