oleh

Rusuh di Lapas Manado, Lelaki Pendiam Asal Philipina Meninggal Dunia

MANADO, mejahijau.com – Kerusuhan besar di Lapas Kelas IIA Manado, Sabtu, 11 April 2020, dikabarkan membawa maut. Adapun yang menjadi korban tewas seorang narapidana umum asal Philipina akrab dipanggil Bay.

Bay menghembuskan napas terakhir di RSU Prof Kandou Manado, pada keesokan hari, Minggu, 12 April, sekira pukul 02.30 Wita, dinihari.

Sumber yang dekat dengan Lapas Manado menyebut, korban Bay penghuni Blok B. Area itu tidak terdampak kebakaran yang dilakukan para perusuh.

Adapun sebab musabab Bay tewas, diduga akibat hantaman benda tumpul di bagian rusuk di lapangan Basket Lapas Manado. Sebelum aparat kepolisian menerjang masuk lewat pintu utama Lapas sekira Pukul 19.00 Wita, diawali enam petugas Pemadam Kebakaran yang masuk memadamkan api di utara Lapas.

Baca juga:  Sulistyo Serahkan Hadiah Pemenang Kompetisi Lapas Manado

Para napi membakar tabung gas ukuran besar hingga menyebabkan ledakan. Api membakar beberapa ruangan dalam Lapas. Semua panik ketika ruangan kantor tersebut mulai terbakar menyala.

Sekira pukul 19.10 Wita, aparat kepolisian menerjang masuk lewat pintu utama Lapas mengikuti petugas pemadam kebakaran. Bersamaan dengan itu diikuti dengan bunyi-bunyi tembakan.

Kejadian yang menyebabkan Bay akut, diduga sekitar pukul 19.30 Wita, setelah aparat kepolisian berhasil memukul mundur ratusan napi yang beringas di pintu kedua portir Lapas.

“Lampu mati (padam), jadi tidak dapat terlihat jelas. Dan memang penanganan situasi dan kondisi di Lapas yang sudah porak-poranda itu dalam pengendalian kepolisian,” kata sumber.

Lanjut sumber, tak lama setelah dalam pengendalian, sekira pukul 20.00 Wita, korban WNA Philipina itu dilarikan ke RSUP Prof Kandou Manado.

Baca juga:  Pemecah Ombak Minut, Perwira Polisi Terancam Dipanggil Paksa

Pagi dini hari, sayangnya korban yang gagap berbahasa Indonesia ini dinyatakan sudah meninggal dunia.

Mengenai keberadaan jenasah napi asal Philipina itu, Kepala Lapas Manado Sulistyo Wibowo enggan meresponi konfirmasi wartawan media ini.

Belakangan baru diketahui redaksi mejahijau.com kalau ternyata Sulistyo Wibowo sudah di-nonjob dari jabatan. Untuk sementara jabatan Kepala Lapas Manado dipegang pejabat yang ditunjuk Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum dan HAM RI.

Terkait kerusahan di Lapas Manado, beredar foto-foto napi Lapas Manado yang babak belur dihajar aparat. Menariknya ada sebuah video amatir yang memperlihatkan beberapa napi telanjang dada sembari berjalan jongkok.

Kondisi mereka tampak mengenaskan. Ada yang sudah berdarah-darah. Satu napi narkoba inisial D alias Deri dalam kondisi kritis. Dua napi lainnya, dikabarkan kena peluru nyasar di bagian dada dan samping leher.(ferry/vanny)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed