oleh

Polsek Bunaken Kejar 7 Pemuda Berpedang Samurai Penganiaya Warga Bailang

MANADO, mejahijau.com – Pasca penikaman di Indomaret Pineleng, keesokan hari pagi-pagi buta, Minggu, 29 Maret 2020, sekira pukul 05.00 Wita, tujuh (7) orang melakukan penculikan terhadap Julius Sasambe dari dalam rumah kediamannya di Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken.

Hebatnya para penculik, aksi dilakukan di hadapan orangtua dan keluarganya sendiri yang tak dapat berbuat apa-apa. Siapa berani menghalanginya ke tujuh pemuda siap menebas dengan samurai dari genggaman masing-masing.

“Iyaaa anak saya diculik tujuh orang pakai masker dari dalam rumah. Kami tidak bisa menghalanginya, karena dorang siap dengan pedang samurai di tangan masing-masing,” ungkap Lua Sasambe, ayah dari Julius kepada mejahijau.com, Minggu, 29 Maret 2020.

Baca juga:  Lomban: Pendidikan Vokasi Menjadi Fokus Utama Pembentukan SDM

Menurut Lua, selain tujuh orang sudah menunggu di mobil ada tiga orang. Anaknya dibawa dari dalam rumah ke terminal Liwas Kairagi, Manado.

Terkait kasus, Kepala Lingkungan 2 Kelurahan Bailang, Agus Awoah mengaku, pagi itu dia sempat melihat tujuh orang dimaksud. Mereka menggenggam senjata tajam ukuran panjang di tangan masing-masing, tetapi tidak curiga kalau akan ada insiden penculikan terhadap Julius Sasambe.

“Saya tidak curiga karena mereka memakai masker. Kan sekarang semua orang pakai masker gara-gara virus corona,” ungkap Awoah kepada mejahijau.com.

Sekucur badan Julis terlihat dirajam dengan senjata tajam dan benda-benda tumpul lainnya. Setelah puas menganiaya Julius dengan berbagai cara, ayah satu anak ini kemudian dilepas hanya dengan mengenakan celana kolor.

Baca juga:  100 Miliar Infrastruktur Pelabuhan, Jokowi Dorong KEK Pariwisata Likupang

Julius kemudian ditolong seorang ojek online yang rela membawa korban kembali sampai ke rumahnya.

Kapolsek Bunaken, Iptu Pol Effendi Maaruf dikonfirmasi wartawan media ini membenarkan kasus tersebut.

“Kami sementara pengembangan Lidik terhadap para pelaku. Ada banyak pasal yang akan dikenakan, karena selain penculikan dan penganiayaan beramai-ramai, mereka juga melakukan pengrusakan rumah korban,” ungkap Kapolsek IPTU Maaruf.

Lanjut dikatakan, Polsek Bunaken sangat serius menangani kasus yang meresahkan masyarakat ini. Korban sudah dilakukan visem et repertum di RS Bhayangkara, Manado. Dan setelah menerima laporan kejadian kasus, tim Polsek Bunaken langsung terjun ke lokasi. “Kami minta pelaku segera menyerahkan diri, sebelum kita mengambil tindakan yang lebih keras,” tegas Iptu Maaruf.(ferry lesar/vanny)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed