oleh

Begini Metode Camat Kawangkoan Utara Mengimbau Warga Perangi Virus Corona

TONDANO, mejahijau.com – Langkah tegas namun santun diambil pemerintah Kecamatan Kawangkoan Utara saat mengajak warga untuk mendengar arahan-arahan pemerintah Kabupaten Minahasa soal ancaman virus corona (covid-19).

Camat Kawangkoan Utara Fabian Mendur SPt MM di ruang kerjanya, Selasa, 24 Maret 2020, siang, menjelaskan pola pendekatan yang dilakukan untuk menyampaikan himbauan kepada masyarakat terkait bahaya corona harus dilakukan secara tegas namun penyampaiannya secara santun.

“Ada saat kita bertemu warga yang baru pulang dari luar daerah, tetapi sudah berkeliaran di lingkungan sekitar tempat tinggal kita. Saat itu kita dapat menegur sambil mengingatkan dampak buruk yang dapat terjadi jika tidak melakukan saran dan nasihat pemerintah,” kata Fabian.

Baca juga:  Covid-19 Ancam Stok Pangan, Camat Pulau Miangas Minta Perhatian Pemerintah Pusat

Lanjut Camat Fabian Mendur, diwilayah Kawangkoan Utara ada beberapa warga yang keluar daerah bahkan keluar negeri. Dan saat ini mereka sudah kembali ke kampung halaman.

Tetapi semua mereka telah melakukan isolasi diri dengan bekerja di rumah namun tetap dalam pengawasan tim kesehatan.

Didampingi Sekretaris kecamatan Heppie Lumintang SH, lanjut Camat Fabian Mendur, sebagaimana penegasan yang diutarakan Bupati Minahasa Royke O Roring, masyarakat di desa dan kelurahan di Kawangkoan Utara dihimbau untuk tetap berdoa sesuai agama kepercayaan masing-masing.

“Jika ada warga atau tamu yang baru datang dari luar negeri atau luar daerah, maka dilakukan penanganan sesuai standar protokol pengamanan kesehatan. Artinya tetap tinggal dirumah atau mengurangi jumlah aktifitas diluar rumah dan kurangi interaksi dengan orang lain, rajin mencuci tangan dengan sabun, dan tentu didukung tempat cuci tangan di setiap fasilitas umum,” paparnya.

Baca juga:  Serahkan SK 214 Guru Honorer, Mewoh Ingatkan Loyalitas

Selain itu, masyarakat juga tidak diperkenankan melakukan pertemuan-pertemuan atau acara keramaian, termasuk acara pemakaman dipersingkat, serta tempat duduk diatur agak berjauhan.

“Dalam kegiatan dirumah masing-masing masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik serta meningkatkan kewaspadaan,” pungkas Camat Fabian Mendur.

Sementara pantauan wartawan di beberapa desa di wilayah Kawangkoan Utara, tampak dilakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas umum bahkan ke rumah-rumah penduduk.(herdy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed