oleh

Irjen Lumowa Ditantang Berantas Judi Togel di Wilayah Hukum Kapolres AKBP Robby Rahardian

RATAHAN, mejahijau.com – Bakh mitos eksistensi siluman. Hampir semua makhluk manusia sering meyakini, siluman itu ada, tetapi sulit dibuktikan lewat teropong paling canggih sekalipun.

Begitulah warga analogikan keberadaan judi toto gelap (togel) yang beroperasi di wilayah Polres Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).

Kegelisahan bahkan sudah pada kondisi titik kulminasi kemarahan publik, menyusul kinerja Polres Mitra selaku aparat penegak hukum yang terkesan tebang pilih membrantas judi togel.

Sekadar sampel yang jadi sorotan warga, antara lain misteriusnya penangkapan Big Bos togel di wilayah Hukum Polres Mitra.

Lucunya kepolisian berkilah, kasusnya sudah tuntas lantaran kurang bukti di lapangan. Bahkan, pihak kepolisian beralasan, tidak ada laporan resmi terkait tengara bisnis haram beromset miliaran di wilayah tersebut.

Penegakan hukum terhadap judi togel oleh aparat kepolisian di wilayah Mitra terkesan pilih-pilih orang saja. Jika pun ada penangkapan, itu hanya fokus di wilayah Tombatu Raya saja. Lebih lucu lagi Big-Bos judi Togel yang mengepalai wilayah Kabupaten Mitra, hingga kini leluasa bergerak dan tak dapat disentuh sama sekali.

Baca juga:  Bupati Kukuhkan Resmi Paskibraka Minahasa

“Coba dicek. Di Belang pe sadap dorang baba jalan trus (di Belang enak sekali mereka (togel) jalan terus). Malahan dorang kase jalan itu judi togel sama deng ba jual kacang goreng (Malahan mereka menjalankan judi togel sama seperti jual kacang goreng),” ungkap sumber kredibel yang menolak namanya dipublikasi mejahijau.com, Sabtu, 22 Februari 2020.

Dibeberkan oleh sumber, wilayah yang menjadi ladang bisnis haram ini lucunya tak bisa disentuh aparat kepolisian dengan alasan tertentu. Diduga kuat bandarnya orang besar, dekat dengan aparat ditambah ada oknum yang membackup-nya.

Baca juga:  Libas Dikda Sulut 4-3, Pemkot Bitung Terlalu Tangguh

“S alias Stina selaku bos besar dengan kaki tangannya B alias Berni dan BK alias Bobbi, mereka leluasa dan bebasnya menjalankan bisnis haram togel di wilayah Belang,” beber sumber itu lagi.

Sementara Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Drs Royke Lumowa, ditantang memberangus judi togel meski di back-up aparat penegak hukum sampai akar-akar.

Tak hanya para pelaku, Kapolda pun diminta menindak tegas oknum anggotanya yang selama ini disebut-sebut ikut terlibat baik membackup bahkan mendapatkan pundi-pundi rupiah dari bisnis judi togel.

“Sepertinya oknum aparat isial F yang selama ini membackup para penjahat judi togel terlalu sakti sehingga tak sekalipun ada tindakan dari atasannya. Semoga saja pak Kapolda selaku putra kawanua punya keberanian menindak judi togel termasuk menindaki oknum bersangkutan,” kata sumber.

Kapolsek Belang Iptu Muhammad Hasbi diminta konfirmasi dengan tegas berjanji bakal membasmi semua praktek perjudian. “Bantu kami untuk memberikan informasi dimana ada praktek perjudian jenis apa pun,” jawab Hasbi via WhatsApp.(fanly tangel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed