oleh

Satgas Yonif 734 /SNS Gelar Khitanan Masal

TERNATE, mejahijau.com – Memperingati HUT RI Ke 74, Satgas Ops Pamrahwan Yonif 734/SNS bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Ternate melaksanakan Bhakti Sosial berupa Sunatan Masal di Masjid Al-Fajri Kelurahan Toboko, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Selasa, 13 Agustus 2019.

Kegiatan dihadiri Sekda Kota Ternate, Dr M Tauhiq Sulaiman, Lurah Toboko, Iko Hirata, SE, Ketua panitia Hj Mohammad Selan, Dinas kesehatan Kota Ternate, Satgas Yonif 734/SNS Pos Anoa 1 Toboko, Tim Kesehatan Pos Kotis Satgas Yonif 734/SNS, Letda Ckm Fendy Aprilian dan Letda Ckm dr Rizky Z, Serta Babinsa Toboko Koramil/01 Kota Ternate Pelda H Buamona.

Danton Kesehatan Satgas Yonif 734/SNS Letda Ckm Fendy Aprilian, kepada wartawan mengatakan, kegiatan sunat masal dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 74. Pelak saja kegiatan tersebut mendapat tanggapan positif dari warga Kota Ternate.

“Kegiatan ini mendapat antusias tinggi dari masyarakat Kota Ternate. Animo peserta sunatan massal berjumlah 205 anak. Peserta mulai dari anak balita sampai dengan anak usia 14 tahun,” kata Letda Ckm Fendy Aprilian, Jumat 16 Agustus 2019.

Baca juga:  Royke Roring dan Olly Dondokambey Sisir Pantai Timur Minahasa

Sambutan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr M Tauhiq Sulaiman mengungkapkan, kegiatan sunatan massal ini merupakan kegiatan yang sangat positif. Kegiatan ini juga dibuat secara gratis tanpa pungutan biaya.

“Warga rela mengantri dari pagi hingga sore agar anak-anak mereka bisa dikhitan. Tahun ini khitanan massal memiliki antusiasme paling tinggi dibanding tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Sementara Dansatgas Yonif 734/SNS, Letkol Inf Edwin Charles mengatakan, kegiatan ini bentuk bakti sosial yang diselenggarakan secara gratis tanpa pungutan biaya dari peserta sunatan massal di wilayah Kota Ternate.

“Peserta dilayani oleh tim kesehatan Kotis Satgas 734/SNS. Metode khitanan menggunakan couter atau laser sehingga memberikan kenyamanan kepada anak-anak dengan mengurangi rasa takut serta proses penyembuhan lebih cepat dibanding metode konvensional, yaitu dengan menggunakan gunting,” kata Letkol Inf Edwin Charles.

Selain itu, salah satu tim Kesehatan Satgas 734/SNS, Letda Ckm dr Rizky, menjelaskan, bahwa proses sunat (circumsisi) pada dasarnya hanya membuang kulup yg menutupi glans penis (kepala penis).

Baca juga:  Togel Merajalela, Kapolres Mitra Bilang Bandar Togelnya Bukan Polisi

Hal ini bermanfaat sekali bagi kesehatan reproduksi pria, yaitu mencegah adanya ISK (Infeksi Saluran Kemih), dan mencegah transmisi HIV dari wanita ke pria.

Menurut Danpos Anoa 1 Toboko, Letda Chb Ady Rumagia, kegiatan sunatan massal ini telah dipersiapkan dengan sebaik mungkin untuk masyarakat Ternate.

“Kami peduli terhadap kesehatan anak-anak terutama pada area reproduksi,” katanya. Fani (28) warga Desa Toboko, berterima kasih kepada Dansatgas yonif 734/SNS, dan Pos Anoa Toboko yang sudah menggelar sunat masal.

“Kami warga ternate sangat senang sekali dengan kegiatan ini. Disamping gratis, metode circumsisi yang menggunakan couter semula anak-anak kami takut. Tetapi ternyata saat proses khitanan, anak-anak tidak merasa takut. Malah ada yang tertidur sehingga memudahkan tim kesehatan Satgas 734/SNS melaksanakan circumsisi dengan sangat baik,” tutupnya.(willy)

Khitanan massal Satgas Yonif 734 SNS mendapat antusias warga Kota Ternate.

 

Khitanan massal Satgas Yonif 734 SNS dengan metode circumsisi yang menggunakan couter tidak membuat anak-anak ketakutan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed