oleh

Proklamasi 17 Agustus, Pemda Halut Gelar Upacara di Bawah Laut

TOBELO, mejahijau.com – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-74 pada 17 Agustus 2019, Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara bersama Komunitas Penyelam dan Sahabat Laut Tobelo melaksanakan upacara pengibaran Sang Saka Merah Putih di dalam laut di kawasan Pantai Bowens, Desa Gura Kecamatan Tobelo, Jumat, 16 Agustus 2019.

Seluruh peserta upacara dilepas oleh Bupati Halmahera Utara, Ir Frans Manery didampingi Wakil Bupati Halut Muchlis TapiTapi, dan disaksikan Forkopimda, serta Pimpinan OPD Pemkab Halmahera Utara.

Upacara bendera dimulai tepat pukul 07.00 WIT. Lokasi upacara tidak jauh dari bibir pantai dengan inspektur upacara Kepala Dinas Pariwisata Halut, Syahril Djurumudi.

Baca juga:  Aksi HIPPMAT Desak Bupati Halut Pecat Oknum BPD Desa Tolonuo

Firman Bachtiar yang merupakan Ketua Instruktur selam persiapan untuk upacara menjelaskan, pengibaran Sang Saka Merah Putih dibawah laut diikuti 17 penyelam.

Para penyelam terdiri dari tim penyelam Dinas Pariwisata Halut, Anggota Polair Polres Halut, Komunitas Penyelam, dan Sahabat Laut Tobelo.

“Ini aksi berbeda yang belum pernah dilakukan sebelumnya oleh Pemda Halut. Dan aksi ini baru pertama kali di kawasan pantai Bowens, Halmahera Utara,” kata Firman.

Ia berharap, upacara pengibaran Bendera Merah Putih dibawah laut bisa dapat digelar kembali tahun-tahun kedepan dengan target peserta yang lebih banyak dari yang dilakukan tahun ini.

Sementara Kadis pariwisata Halut, Syahril Djurumudi menjelaskan, upacara bendara dalam rangka peringatan HUT RI ke 74 tahun ini berbeda dengan tahun sebelumya.

Baca juga:  Diduga ‘Preteli’ Organ Jecky, Keluarga Beringas di Ruang Jenasah RSUP Kandou Manado

“Kegiatan ini terkait peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74 sekaligus rangkaian Festival Wonderful Halut 2019. Dan tahun ini kita laksanakan berbeda karena mengambil tempat dibawah laut. Kalau sebelumnya pernah kami lakukan di puncak Gunung Dukono,” jelasnya.

Pengibaran bendera Merah Putih dibawah laut, menurutnya, sebuah kebanggaan semua pihak. Dan tahun-tahun mendatang momen ini dapat menjadi agenda wisata sehingga menjadi destinasi baru.

“Artinya bagaimana kita mampu memanfaatkan dan menumbuhkan kesadaran bahwa kelestarian laut harus tetap terjaga,” pungkas Syahril.(willy)

Tim selam yang akan mengadakan upacara bendera di bawah laut pada 17 Agustus 2019.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed