oleh

Frans Manery Buka Resmi Festival Wonderful Halmahera Utara 2019

TOBELO, mejahijau.com – Festival Wonderful Halmahera Utara Tahun 2019 yang dirangkaikan dengan berbagai lomba, secara resmi dibuka Bupati Halmahera Utara (Halut) Ir Frans Manery, di Dermaga Pelabuhan Kontener Kelas I Tobelo, Rabu 07 Agustus 2019.

Festival Wonderful Halmahera Utara Tahun 2019 mengusung tema,” Destinasi Baru Yang Berdaya Saing Untuk Halut Mantap”.

Sekretaris Daerah, Fredy Tjandua selaku Ketua Panitia dalam laporannya mengatakan, Festival Wonderful Halut tahun 2019 ini merupakan kelanjutan dari event sebelumnya.

Sebagai salah satu destinasi wisata di kawasan timur Indonesia, pihaknya wajib melaksanakan promosi wisata baik alam, budaya, maupun sejarah sebagai bentuk daya tarik daerah.

Festival wonderful Halmahera Utara, merupakan kalender event tetap yang di laksanakan setiap tahun yang bisa mendatangkan wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

“Tujuan dari kegiatan ini untuk mempromosikan dan mengembangkan destinasi wisata Halmahera Utara sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di kawasan timur Indonesia,” ucapnya.

Mewakili Menteri Pariwisata RI, Kepala Bidang Pariwisata Bahari Kemenpar RI, Itok Parikesit dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pemda Halut karena sudah membantu Kemenpari melakukan promosi wisata di Indonesia.

Baca juga:  Aksi HIPPMAT Desak Bupati Halut Pecat Oknum BPD Desa Tolonuo

“Diharapkan kiranya pelaksanaan kegiatan ini kedepan dapat dimasukkan pada kalender wisata nasional di kemenpar RI,” singkatnya.

Sementara Bupati Halut, Ir Frans Manery dalam sambutannya mengatakan, pada momen yang sangat baik ini, perlu disampaikan soal perlunya memperhatikan hak atas kekayaan intelektual yang selama ini belum diperhatikan dengan baik.

“Saya harapkan kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Halmahera Utara untuk berkerjasama, mendata, dan sekaligus mendaftarkan karya-karya intelektual yang ada di Kabupaten Halmahera Utara ke Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM),” kata Manery.

Kalau sejak dini didaftarkan, kata bupati, maka hasil karya seni intelektual lindungi undang-undang. “Olehnya kita peduli untuk menyelamatkan hasil karya intelektual kita dari pengakuan individu, kelompok, daerah, bangsa, atau negara yang lain,” kata Manery.

Ia juga mengatakan, potensi budaya dan pesona alam yang dimiliki Kabupaten Halmahera Utara harus dilindungi dan diapresiasi.

Seni budaya yang ditampilkan melalui ivent ini agar bisa dapat lebih dikembangkan karena kebudayaan lokal sebagai jati diri serta potensi sumber daya alam sebagai aset daerah maupun bangsa yang perlu dikembangkan.

Baca juga:  Cabdin Dikda Talaud Gelar Video Conference dengan Gubernur Olly Dondokambey

“Halmahera Utara 2018 lalu, bersama telah kita sosialisasi dan terus mempromosikan salah satunya obyek wisata Tanjung Bongo bersama pertunjukan seni budaya. Kesemuanya patut diberikan apresiasi, karena selama ini telah giat kita melakukan promosi sampai ke mancanegara,” katanya.

Kegiatan Festival Wonderful 2019 diisi berbagai kegiatan dan lomba, antara lain, pameran pembangunan dan ekonomi kreatif, lomba perahu hias, lomba seni budaya berupa tarian Cakalele dan Tide-Tide tingkat SD dan SMP, lomba musik Yangere tingkat dewasa dan umum,  lomba Goyang Tobelo.

Sedangkan untuk lomba olahraga ada lomba Triathon (renang, bersepeda, lari), mancing, serta balap sepeda tingkat SD dan SMP.

Turut hadir pada pembukaan Festival Wonderful Halmahera Utara 2019, mewakili Menteri Pariwisata RI, Itok Parikesit kepala Bidang Wisata Bahari, dan Jatifajar Adipradana bagian Analisis Kebijakan mewakili Gubernur Maluku Utara, Staf Ahli Bidang Pemberdayaan dan Pembangunan SDM Heidelbert Loleng.

Bupati Halmahera Utara c, Anggota DPR RI, DR Syaiful Bahary Ruray, Prof DR Tambrin Tomagola, Forkopimda Halut, Camat, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan Tokoh Adat.(willy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed