oleh

Mantiri Buka Seminar Literasi Digital

BITUNG, mejahijau.com – Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri MM membuka seminar literasi digital dan sosialisasi World Clean Up Day Kota Bitung Tahun 2019 yang diselenggarakan di Balai Pertemuan Umum kantor Walikota Bitung, Kamis, 01 Agustus 2019.

Dalam sambutannya Mantiri mengatakan, memasuki tahun 2000 merupakan awal era milenium dimana kemajuan teknologi semakin berkembang dengan pesat, canggih dan mutakhir.

Kemajuan teknologi tak selamanya membawa manfaat yang baik bagi individu karena di balik kemajuan dan kemudahan yang ditawarkan, justru masalah besar yang muncul, yakni memungkinkan adanya pergeseran perilaku dan degradasi moral masyarakat.

Baca juga:  Pemkot Manado Ibarat Pemerintahan dari Negeri Dongeng

“Ini bukan hanya ‘apa’ atau ‘bagaimana’ alat-alat teknologi informasi dan komunikasi, internet, media sosial itu digunakan, tetapi ‘untuk apa?’. Itu yang terpenting,” ujar Mantiri.

Lanjutnya, tidak bisa dipungkiri lagi banyaknya keberadaan konten negatif yang merusak ekosistem digital saat ini, hal ini hanya bisa ditangkal dengan membangun kesadaran masing-masing individu.

Seminar literasi digital ini, menurut Mantiri, adalah momentum yang sangat berharga sekaligus penting untuk dimanfaatkan guna mengedukasi dan membangun masyarakat terlebih khusus bagi generasi milenial sebagai penerus bangsa.
Ia berharap dengan adanya seminar literasi digital dapat memberi pengetahuan dan informasi apa dampak negatif maupun positif kemajuan teknologi digital saat ini.

Baca juga:  Maurits Mantiri Adopsi ‘Online Civil Services' Kota Surabaya

“Hal ini akan terwujud dengan kolaborasi yang baik antar tri pusat pendidikan yakni, keluarga, sekolah dan masyarakat untuk saling mendukung, menguatkan, dan bersinergi sehingga gerakan cerdas bermedia akan terwujud,” pungkasnya.

Turut hadir, Kasubdit literasi digital Kementrian Kominfo RI Harry Hartono, Kepala Dinas Kominfo Kota Bitung Frangky Sondakh, Moderator Sam Darma P Ginting, Qlue Ibrahim Nuktin, Smart citizen Sulut Daniel Tampi, dan seluruh peserta seminar.(herry dumais)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed