oleh

Walikota Lomban Paparkan Prospek Kota Bitung Tahun 2025

BITUNG, mejahijau.com – Kota Bitung adalah lokomotif pembangunan Provinsi Sulawesi Utara dulu, sekarang, dan masa yang akan datang.

Hal itu disampaikan Walikota Bitung Maximiliaan J Lomban pada paparan ilmiah tentang Prospek Kota Bitung di Tahun 2025, di Gedung Pasca Sarjana, Lantai 5 Universitas Sam Ratulangi, Manado, Selasa (26/03/2019).

Pemaparan ilmiah disampaikan Walikota Bitung pada Temu Alumni Program Studi Magister Sumber Daya Pembangunan Angkatan 1992-2019 Universitas Sam Ratulangi, disampaikan sejarah terbentuknya Kota Bitung serta perkembangannya dari tahun ke tahun di semua bidang baik .

“Posisi Kota Bitung sangat ideal untuk menunjang pertumbuhan ekonomi Indonesia Bagian Timur. Itu karena posisi Kota Bitung berada tepat di Bibir Pasifik. Pentingnya posisi Kota Bitung semakin dikuatkan setelah tiga Mega Proyek Nasional dilaksanakan, yakni International Hub Port, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dan pembangunan jalan Tol Manado-Bitung,” jelas Lomban.

Baca juga:  Walikota Bitung Buka Sosialisasi dan Pengabdian Pascasarjana Unsrat

Meski begitu, Walikota Lomban tak menampik jika dalam perkembangannya Kota Bitung mengalami beberapa permasalahan, antaranya menurunnya pertumbuhan ekonomi akibat kebijakan pemerintah pusat yang keliru di sektor perikanan yang menjadi tonggak penunjang ekonomi. Akibatnya angka pengangguran meningkat karena beberapa pabrik pengolahan ikan berhenti berproduksi.

Menghadapi situasi itu, pemerintah Kota Bitung tak pasrah zkeadaan yang ada.

“Tetapi kami mulai berinovasi dengan potensi yang ada untuk membangkitkan kembali perekonomian, salah satunya ialah penguatan sektor pariwisata yang sampai saat ini berkontribusi positif dalam pertumbuhan ekonomi Kota Bitung dalam dua tahun terakhir. Sehingga kami menyadari sektor pariwisata bisa diandalkan untuk kedepannya,” urainya.

Baca juga:  Polres Talaud Masuk Sosialisasi ke Sekolah-sekolah

Lomban berharap kedepan Pelabuhan Bitung satu-satunya International Hub Port di bagian Timur Indonesia, karena hanya ada dua di Indonesia, terealisasinya bandara logistik di Kota Bitung, sehingga menjadi Pintu Gerbang perekonomian Indonesia di Asia Pasifik.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Rektor Unsrat Drs T Gosal M.Si, Perwakilan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Unsrat, serta instansi terkait lainnya.(herry dumais)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed