oleh

Ruas Manado-Bitung, Ichwan katakan Masyarakat tak Perlu Kuatir

MANADO, mejahijau.com – Sorotan tajam terhadap pemeliharaan ruas jalan Manado–Minut-Bitung terus berlanjut. Paket banderol Rp17, 4 miliar yang dikerjakan PT Sintra Jaya, meski diakui sudah dikerjakan namun tak banyak berubah.

Mau buktikan, pekerjaan amburadul pada jalur Desa Kemah sampai di Desa Langsot. Banyak kejanggalan pada pekerjaan yang menjadi tanggungjawab Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XV) yang dipimpin DR Triono Junoasmono.

Pekerjaan yang dikelola tahun 2018 lalu hingga posisi Februari 2019, sejumlah titik jalan masih dihiasi lubang-lubang menganga.

Di beberapa titik pekerjaan tampak terpecah-pecah. Di sisi kiri-kanan jalan selain tak ada pengaman representatif hingga punggung jalan terbelah-belah.

Baca juga:  Padi Ladang Solusi Langowan dan Kawangkoan Antisipasi Kekurangan Stok Pangan

Proyek bekerja sama dengan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi Sulut ini, kabarnya rutin dilaporkan ke Kejati Sulut.

“Iyaa memang masih ada masalah sedikit. Dan masalah yang dihadapi rutin kami turin laporkan ke TP4D. Kejati Sulut tahu kondisi pekerjaannya,” ungkap Ichwan ST selaku PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) paket dimaksud.

Lanjut Ichwan menjelaskan kendala yang dialaminya pada pengadaan material dari perusahaan AMP. Masyarakat tak usah kuatir apalagi masa pemeliharaannya cukup lamanya.

“Tidak usah kuatir, masa pemeliharaan lamanya satu tahun. Untuk 2019, kini masih tahap persiapan lelang,” katanya.

Sebelumnya Kepala BPJN XV DR Triono Junoasmono dikonfirmasi melalui Kusnaedi mengakui kalau paket pekerjaannya terkendala pada pengadaan material.

Baca juga:  94 Persen Pasien RS Budi Setia Langowan Gunakan BPJS

Perusahaan AMP, kata Kusnaedi, maunya dibeli dalam jumlah besar. Sementara kontaktor hanya butuh sesuai keperluan proyeknya.

Keluhan disertai kritikan terhadap kinerja DR Triono Junoasmono disampaikan pimpinan Ormas Adat Minahasa, Tonaas Jemmy Pangau pekan lalu kepada mejahijau.com.

Pangau bersama rekan-rekannya menyebut, kalau pekerjaan yang dikelola Triono bagus, pasti tak akan dikeluhkan masyarakat.

“Kami akan memantau terus kinerja BPJN XV. Kalau tidak beres, kami tak sungkan-sungkan untuk melakukan demo besar-besaran,” kata Pangau.(vanny)

BERITA TERKAIT:

Perbaikan Ruas Manado-Bitung Rp 17, 4 Miliar Dikeluhkan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed