oleh

Bupati Roring Pertegas Hindari KKN

TONDANO, mejahijau.com — Menciptakan pemerintahan bersih dan terhindar dari praktek korupsi – kolusi – nepotisme (KKN), Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring MSi (ROR) meminta jangan ada praktek tersebut di daerah yang dipimpinnya.

Hal itu disampaikan Bupati Minahasa pada peresmian bangunan baru Pasar Tondano, Sabtu (19/01/2019).

“Beri kesempatan kepada masyarakat kita untuk berdagang sesuai kriteria dan mekanisme yang sudah ditentukan. Jangan sampai ada praktek KKN, sebab saya tidak ingin ada laporan dari sesama pedagang,” ujar Roring.

Bupati pilihan rakyat ini mengajak masyarakat untuk senantiasa bersyukur. Juga disentil pentingnya sinergitas antara pemerintah pusat lewat pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla bersama Kementerian Perdagangan RI.

Hal yang tak kalah penting sinerjitas dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, sehingga Pemerintah Kabupaten Minahasa boleh luncuran Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan Pasar Tondano.

Baca juga:  Wakili Bupati, Wagey Buka Sosialisasi KIM di Minahasa

“Keberadaan suatu pasar menunjukan keberhasilan suatu daerah. Berputarnya perekonomian suatu daerah, itu dapat dilihat dari aktivitas di pasar,” katanya.

Lanjut diingatkan, ketambahannya fasilitas bangunan baru di Pasar Tondano diharapkan para pedagang dapat memanfaatkan sebaik mungkin.

“Manfaatkan pasar ini dan jaga kebersihan. Supaya pasar ini boleh dipergunakan dalam waktu yang lama. Biarlah tempat ini benar-benar menjadi berkat bagi kita,” kata Roring.

Khusus kepada Kepala Dinas Perdagangan dan Kepala Pasar serta para petugas pasar, Bupati mengingatkan untuk selektif menentukan pedagang yang akan menempati ruangan serta lapak-lapak pasar.

Bupati juga berharap masyarakat selalu mendoakan dan mendukung terus kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Robby Dondokambey untuk melaksanakan masyarakat dengan sebaik-baiknya.

Baca juga:  Tekad Jokowi Berantas Korupsi hingga Titik Terendah

Kepala Dinas Perdagangan Moudy Lontaan dalam laporannya mengatakan, revitalisasi pasar rakyat Tondano ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pasar Kementerian Perdagangan. Dan itu tertuang pada rencana kerja anggaran dan DPA Dinas Perdagangan tahun 2018.

Lontaan juga mengatakan, pengerjaan Pasar Tondano menelan anggaran Rp 2,6 miliar dibangun di atas lahan pasar Tondano milik pemkab Minahasa.

Pembangunan yang telah diselesaikan meliputi satu unit los ikan segar, satu bangunan los buah, empat unit kios, satu unit gedung kontruksi dua lantai didalamnya terdapat los jualan bawang rica tomat, tujuh unit cafetaria atau foodcourt, dan satu toilet,” pungkasnya.(arya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed