oleh

Bupati Cianjur Ditangkap KPK

JAKARTA, mejahijau.com – Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar seusai diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur Cecep Sobandi, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Rosidin, dan Tubagus Cepy Sethiady yang notabene kakak ipar Irvan.

“Berdasarkan bukti permulaan yang cukup, KPK menyimpulkan adanya dugaan korupsi menerima, memotong, atau memaksa seseorang memberikan sesuatu atau gratifikasi terkait dana pendidikan,” tandas Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Rabu (12/12/2018).

Sejumlah 6 orang berhasil diamankan KPK terkait dugaan tindak pidana suap miliaran rupiah dari dana pendidikan di lingkup Pemkab Cianjur.

“Diduga uang dikumpulkan dari sejumlah kepala sekolah untuk kemudian disetor ke bupati,” cetus Alex.

Baca juga:  Humas Bertanggungjawab Membentuk Opini Positif

Kasus tersebut KPK berhasil mengamankan uang senilai Rp1,5 miliar bersama sejumlah pejabat terkait. Dalam kasus ini, Bupati Cianjur dan para pejabat di Dinas Pendidikan diduga kuat menerima suap pemotongan dana alokasi khusus (DAK) terkait dana pendidikan di Kabupaten Cianjur tahun 2018.

Pun jumlah pemotongan terbilang fantastis. Diduga nilainya mencapai 14,5 persen dari nilai anggaran Rp 46,8 miliar.

Tabiat Bupati Irvan Rivano Muchtar (IRM) terbilang suka pindah-pindah partai. Untuk merebut tiket ke DPRD Jawa Barat periode 2014-2019, IRM tampil gagah sebagai kader Partai Demokrat.

Kemudian IRM masuk bursa Pemilihan Bupati Cianjur untuk menggantikan posisi ayahnya, Tjetjep Muchtar Saleh. IRM maju salah satunya menggunakan kebaikan Partai Golkar.

Baca juga:  Manajemen BSG Diminta Bangun Komunikasi dengan Pemegang Saham

Tekadnya menjadi Bupati Cianjur pun berhasil. Ia terpilih menggantikan Ayahnya, Tjetjep Muchtar Saleh yang memimpin Cianjur dari 2006 sampai 2016 lalu.

Mirip ayahnya yang kerap pindah partai, tak seberapa lama IRM pindah partai. Dia memilih meninggalkan Partai Demokrat untuk berlabuh ke Partai Golkar. Tak lama kemudian dari Partai Golkar, IRM hijrah ke Partai Nasdem pada awal tahun (2018) ini.

Partai Nasdem mempercayakan posisi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Garda Pemuda (GP) Nasdem Jawa Barat. IRM dikukuhkan Ketua Umum Garda Pemuda Nasdem, Prananda Surya Paloh di Bandung, 8 Juli 2018.(*arya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed