oleh

Gubernur Lukas Imbau ASN Tidak Panik dengan Wacana Pergantian Kepala SKPD

JAYAPURA, mejahijau.com – Belum sebulan Gubernur Lukas Enembe SIP dan Wakil Gubernur Klemen Tinal dilantik di Istana Presiden Joko Widodo, merebak wacana pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) bakal dilakukan pergantian.

Terkait isu tersebut, Gubernur Papua Lukas Enembe melalui Asisten Bidang Umum Sekda Papua Elysa Auri berharap, para aparatur sipil negara (ASN) tetap bekerja profesional dan tak terpengaruh wacana pergantian pimpinan SKPD.

“Jika kita terpengaruh, hal itu akan membuat disiplin kita dalam bertugas tidak berkembang. Kalau wacana itu dilebih-lebihkan kuatirnya menimbulkan beban kerja sehingga menciutkan semangat ASN dalam bekerja,” ujar Auri.

Baca juga:  Hanny Tersangka Penganiaya Gadis Desa Kalait Terancam 10 Tahun Penjara

Olehnya dia meminta para ASN tetap semangat dalam tugas, dan tetap fokus menjalankan tugas dan tanggungjawab masing-masing.

“Saya minta tetap bekerja saja, sebab rejeki sudah diatur Tuhan. Intinya, kalau Tuhan sudah pastikan jalan hidup kita, sekeras apapun upaya kita pasti berjalan baik. Untuk itu, saya minta tetap fokus dalam bekerja,” tandasnya.

Seprti diketahui, belum lama ini Provinsi Papua telah melaksanakan Pilkada dengan aman dan lancar. Partisipasi politik masyarakat pihaknya sangat mengapresiasi hingga terwujudkan Pilkada damai di tanah Papua.

Untuk menjaga stabilitas pelayanan kepada masyarakat, dia meminta seluruh alat komunikasi yang dimiliki ASN tak digunakan untuk menyebar isu pergantian kepala SKPD.

Baca juga:  Mudik Natal, Olly Ingatkan Tanjakkan Tinoor dan Tanggari

Sebab imbasnya bisa berdampak negatif pada diri sendiri dan juga kepada orang lain. Seluruh ASN adalah abdi negara yang fokus dengan tujuan utama melayani masyarakat.

“Makanya saya minta kita benar-benar tak membantu menyebar isu-isu yang menyebabkan kita ikut kena sanksi apabila informasi tidak benar,” kata Auri.

Apalagi saat ini sudah dibentuk tim siber dan sandi negara, yang bekerja memantau aktivitas kirim mengirim pesan melalui jaringan elektronik.

Olehnya para ASN, imbau dia, sebaiknya dapat menahan diri seputar isu pemerintah dan pelayanannya.(*vanny)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed