oleh

Jemput Petra dan Glenn, Gubernur Olly Berduka Kehilangan Atlit Terbaik

MANADO, mejahijau.com – Kesedihan diikuti isak tangis pecah di ruangan VVIP Bandara Sam Ratulangi, Selasa (02/10/2018), pukul 10.00 Wita, saat jenasah Petra Mandagi dan Glenn Mononutu diturunkan dari pesawat.

Dua atlit paralayang andalan Sulawesi Utara ini terimbas korban bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Jumat 28 September lalu.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey pun larut dalam kesedihan pada penjemputan dua atlit terbaik ini.

“Kami sangat kehilangan dua atlet paralayang berbakat,” kata Olly dibalut sedih.

Semoga keluarga yang ditinggalkan, kata gubernur Olly, kiranya mendapat penghiburan sejati dari Tuhan Yang Maha Eesa.

“Peristiwa sedih ini merupakan ujian berat keluarga dari kedua atlit ini,” ujarnya.

Lanjut dikatakan, keduanya sebenarnya sudah dipersiapkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2020 di Papua.

“Namun apa boleh dikata, Tuhan berkehendak lain. Selaku pemerintah dan seluruh masyarakat Sulawesi Utara berdukacita sedalam-dalamnya atas kehilangan dua atlit ini,” tutupnya.

Seperti diketahui, Petra Mandagi dan Glen Mononutu ditemukan tewas di reruntuhan Hotel Roa-Roa Palu. Keduanya bersama atlit Franky Kowaas sedang mengikuti lomba Paralayang di Palu.(vanny)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed