oleh

Dosen Unsrat Korban Perampasan Mobil Bakal Mejahijaukan Perusahaan Finance

MANADO, mejahijau.com – Satu lagi kasus perampasan kendaraan oleh pihak perusahaan pembiayaan terjadi di Kota Manado. Kali ini menimpa Jan Lomban (62), seorang dosen Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.

Jan mengaku sangat kesal tindakan debt colector dari PT Clipan Fiance. Ia mengaku sangat kapok dengan perusahaan pembiayaan kepemilikan kendaraan yang beralamat Jalan Dotulolong Lasut Nomor 9, Kelurahan Pinaesaan, Kota Manado itu.

Sejumlah pelaku perampasan mobil milik Dosen Unsrat.(ist)

Apa pasalnya sehingga Jan sangat marah?! Sekitar lima orang dari perusahaan leasing tersebut, Rabu 31 Januari 2018 lalu diduga melakukan perampasan mobil miliknya di tengah jalan.

Baca juga:  Maurits Mantiri Adopsi ‘Online Civil Services' Kota Surabaya

“Dilakukan perampasan secara sepihak di depan sekolah Santa Theresia Malalayang. Saya kesal dengan caranya PT Clipan Finance,” ungkap Jan Lomban kepada wartawan di Kota Manado, Rabu (26/09/2018).

Diakui Jan pembayaran angsuran mobil dua bulan terakhir memang ada sedikit kendala karena masalah keuangan. Namun dirinya punya niat baik untuk menyelesaikan kewajibannya.

Baca juga:  Ribuan Warga Talaud Elu-elukan Elly-Moktar

“Memang ada masalah keuangan sehingga dua bulan terakhir menunggak. Tetapi sebelumnya saya rajin menyetor angsuran, dan terhitung sampai sekarang sudah 18 bulan saya menyetor,” ujarnya kesal.

Hingga berita ini diturunkan, manajemen PT Clipan Finance belum berhasil dikonfirmasi wartawan media ini. Sementara kepada tim pengacara, Dosen Unsrat ini mengaku siap melakukan upaya hukum terhadap perusahaan pembiayaan tersebut.(vanny)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed