oleh

Tonaas Wangke: BMI Hadir dengan Paradigma Baru

MANADO, mejahijau.com – Rencana pelantikan Dewan Pimpinan Tonaas Brigade Manguni Indonesia (DPT-BMI) hari Jumat 24 Agustus 2018 di Lapangan Tikala Manado, gencar dilakukan evaluasi akhir.

Bertempat di Hotel Aston Manado, Senin (20/08/2018), Ketua panitia pelaksana Novie Kolinug satu per satu mengkroscek bidang-bidang yang diserahi tanggungjawab.

Usai mengecek kesiapan panitia, Tonaas Wangko DPT BMI Lendy RE Wangke menyampaikan sejumlah poin penting terkait eksistensi organisasi yang dipimpinnya kedepan.

Namun sebelumnya harus dipahami latar belakang BMI yang lahir pada 16 tahun silam yang dilatari himpitan aksi intoleransi serta gerakan radikal yang menghantam persada Indonesia.

“Aksi intoleransi disertai gerakan radikalis yang memporak-poranda dari Ambon, Maluku Utara, dan Poso membuat kita panik. Kesadaran akan ancaman disintegrasi bangsa dari wilayah itu, maka lahirlah Brigade Manguni yang kemudian berubah menjadi BMI (Brigade Manguni Indonesia),” jelas Tonaas Wangke.

Lanjut dikatakan, kedepan BMI berubah menjadi lebih baik. BMI berubah total, artinya tidak lagi identik dengan premanisme, bukan tukang tagih, bukan tukang berantem, bukan penjaga rumah orang, dan tidak ada lagi orang mencibir BMI identik dengan kekerasan.

“BMI dengan paradigma baru!,” tandas Tonaas Wangke.

BMI
Segenap jajaran pengurus DPT BMI saat rapat panitia di Hotel Aston Manado.

BMI dalam kendalinya, kata dia, tidak lagi identik dengan kekerasan tetapi akan lebih santun, edukatif, dan tetap bersemangat.

“BMI dengan paradigma baru akan lebih santun. Namun kita tetap anti intoleransi dan berada paling depan melawan gerakan radikalis,” ujar Tonaas Wangke.

Selain itu, kata dia, organisasi BMI akan lebih banyak membantu masyarakat lemah, dan konsisten menjadi mitra pemerintah menjalankan program pembangunan.

Hadir saat rapat pemantapan panitia pelantikan DPT BMI, Novie Kolinug Ketua Panitia yang juga Sekjen DPT BMI, serta para Tonaas, seperti Donald Moselman, Royke Mamengko, Corneles Mononimbar, Tenny Assa, Renata Ticonuwu, Freddy Turalaki, Fabian Kaloh, Ronny Eman, Freddy Ratumbanua, Joldy Paat, Lucky Sanger, dan lainnya.(vanny)

Berita Terkait:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed