oleh

Kubuh WT-HP Isyaratkan Adanya Konspirasi KPU dengan Dukcapil Talaud

MELONGUANE, mejahijau.com – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Talaud Rabu 27 Juni barusan diduga terjadi konspirasi antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Talaud.

Pasalnya ada temuan terlalu banyak pemilih yang menggunakan E-Ktp dan Surat Keterangan (Suket) tanpa diketahui keasliannya.

Hal tersebut diungkapkan Lucky Senduk selaku Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 2, Welly Titah dan Heber Pasiak (WT-HP).

“Dugaan kecurangan nampak pada rapat pleno tingkat kecamatan, dimana PPK tidak mau memperlihatkan Daftar Hadir Pemilih di setiap TPS kepada saksi pasangan calon,” kata Senduk saat diwawancarai mejahijau.com.

Baca juga:  500-an Bakal Calon Legislatif Serbu Pengadilan Negeri Manado

Olehnya pada Pleno KPU mendatang, Plt Ketua PDIP Talaud ini meminta Dinas Dukcapil Kabupaten Talaud dapat membawa Daftar Penerbitan E-Ktp dan Suket untuk dicocokkan dengan daftar hadir pemilih.

“Tujuannya untuk memastikan asli tidaknya E-Ktp dan Suket,” jelas Inga, sapaan akrabnya.

Pihaknya juga meminta Pengawas Pemilu Kabupaten Talaud segera menindaklanjuti temuan dugaan kecurangan yang terjadi dengan respjn cepat sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya.

Sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Talaud, Jekman Wauda mengungkapkan, pada prinsipnya semua laporan yang masuk tetap diterima dan diproses sesuai aturan yang berlaku.

Baca juga:  Tingkatkan Rasa Kebersamaan Jemaat dan Topang Program Pemerintah

“Sesuai Peraturan Bawaslu Tahun 2014 dan Tahun 2017, setiap pelanggaran tu harus memenuhi unsur formil dan materilnya. Oleh karenanya, paling lambat (5) lima panwaslu akan mengumumkan hasil temuan dugaan bukti pelanggaran yang ada,” ujar Wauda.(andi pusut)

BERITA TERKAIT:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed