oleh

Tetty Paruntu Terima UHC Award dari Presiden Jokowi

JAKARTA, Meja Hijau Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu memenuhi undangan  Presiden RI untuk pemberian reward kepada kepala daerah yang dianggap mampu menyuguhkan layanan kesehatan maksimal kepada masyarakat.

Didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr Erwin Schouten dan Kabag Humas Henri Palit SH, Bupati Christiany Eugenia Paruntu menerima penghargaan Universal Health Coverage Awards (UHC Award) dengan total coverage di atas 95%.

Tetty sapaan akrab bupati dinilai berhasil menjamin masyarakatnya untuk mendapatkan layanan kesehatan yang baik. Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap kebijakan daerah yang berpihak kepada masyarakat.

“Melindungi masyarakat adalah panggilan hati nurani kami. Dan kami tidak ingin ada anggota masyarakat yang terbebani dengan pembiayaan kesehatan yang cukup mahal dimana dananya dapat di gunakan untuk keperluan keluarga lainnya,” tutur Tetty.

Baca juga:  Tetty Paruntu Tiba, Seantero Sangihe Kuning Melulu

Lanjut dikatakan, masyarakat kini tidak perlu khawatir bila sakit. Pasalnya seluruh masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS akan dijamin gratis masuk Puskesmas atau Rumah Sakit karena sudah didaftarkan sebagai peserta JKN-KIS.

“Masyarakat yang tidak mampu tak perlu pinjam uang untuk pembiayaan kesehatannya. Walaupun masih banyak keperluan pembangunan fisik di daerah tetapi kami mengutamakan kesehatan masyarakat sehingga apabila masyarakat sehat tentunya bisa bekerja dan melakukan aktifitas fisik dengan baik,” ujar Bupati Tetty seusai menerima penghargaan.

Baca juga:  Karang Taruna Panebulan Rutin Bersihkan Sampah

Tetty berharap APBD Minsel dapat dimanfaatkan untuk membangun fasilitas kesehatan dan jaminan kesehatan.

Sementara Presiden Jokowi di hadapan Kepala-Kepala Daerah dan Penerima JKN-KIS (Kartu Indonesia Sehat) mengatakan, pelayanan jaminan kesehatan di seluruh Indonesia dapat menjamin sepenuhnya kesehatan rakyat.

“Masyarakat mutlak harus menjaga kesehatan, karena apabila kita sakit, maka beban ekononi akan bertambah. Dan kita tidak bisa bekerja,” pungkas Jokowi.(evo kelejan)

BERITA TERKAIT:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed