oleh

Humas Bertanggungjawab Membentuk Opini Positif

MANADO, Meja Hijau – Tugas-tugas Hubungan Masyarakat (Humas) dalam pemerintah mutlak harus mampu membentuk opini positif kepada masyarakat.

Apalagi hal itu terkait kebijakan dan kinerja yang sedang gencar-gencar dilaksanakan oleh pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten kota.

Hal itu disampaikan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE melalui Kepala Biro Pemerintahan dan Humas DR Jemmy Kumendong, M.Si pada kegiatan Rapat Koordinasi Kehumasan di Aula Mapalus Kantor Gubernur, Selasa (24/04/2018).

Peran Humas sangat penting dan terbilang sangat strategis membentuk opini positif kepada masyarakat serta khalayak luas. Terapkan transparansi dalam komunikasi serta upaya serius untuk menangkal berita Hoax merupakan unsur kerja dari Kehumasan.

Baca juga:  Apresiasi Pengamanan Polda Sulut pada Akhir Tahun

Kumendong juga mengatakan soal konsistensi tekad dan komitmen para pranata humas dapat tetap terpelihara bahkan kedepan diharapkan semakin mampu memberikan kontribusi positif, bersinegritas, serta satu persepsi, melangkah dan bekerja bersama dalam memajukan daerah Sulawesi Utara (Sulut).

Rangkaian kegiatan tersebut juga diadakan Pelantikan Pengurus Cabang Perhimpunan Hubungan Masyarkat Seluruh Indonesia (PERHUMAS) se Sulut di Manado.

Baca juga:  Pesan Sekprov Silangen kepada Pejabat Eselon II yang Baru Dilantik

“Selamat berkarya dan mengemban amanah kepada segenap pengurus yang dilantik. Kiranya tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan mampu ditunaikan sebaik mungkin. Tingkatkan totalitas pengabdian bagi eksistensi Perhumas demi kemajuan bangsa,” ujar Kumendong.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Praktisi Humas Sulut Max Rembang, Pengurus Perhumas, Perwakilan Humas kabupaten-kota se Sulut, serta wartawan dari berbagai media.(vanny)

Berita sebelumnya: Olly Gelorakan Spirit Generasi....
Berita sebelumnya: ODSK Perkuat Sektor Perikanan

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed