oleh

Aniaya Ibu Kandung, Noktar Mendekam di Terali Besi

MANADO, Meja Hijau – Perayaan tahun baru di Kabupaten Kepulauan Sangihe pada Senin 1 Januari 2018 diwarnai dua kasus penganiayaan. Penganiayaan pertama terjadi di Kampung Lebo Kecamatan Manganitu dilakukan lelaki inisial NM alias Noktar (35) terhadap ibu kandungnya Anice Tatengkeng (64).

Peristiwanya sewaktu korban sedang mengambil kayu api di belakang rumah, tiba-tiba tersangka datang dalam keadaan mabuk. Tak seberapa lama, Noktar berlaku kasar. Ala seorang pendekar, dia memukul dibarengi tendangan-tendangan kakinya ke arah Anice, ibu kandungnya.

Baca juga:  Generasi Muda Peserta Jambore GPdI, Tetty Harapkan Miliki Karakter Positif

Sontak pukulan-pukulan hebat sang jagoan, ibu kandungnya yang jadi korban mengalami luka memar di bagian wajah kanan, dan luka lebam di sebelah kanannya.

Merasa keberatan perbuatan anaknya, Anice langsung melapor kejadian tersebut ke kepolisian. Tak seberapa lama, polisi langsung bergerak cepat mengejar tersangka Noktar yang melarikan diri ke area perkebunan. Berkat kesigapan dan cekatan anggota kepolisian Polsek Manganitu, Noktar-pun berhasil diamankan.

Pada hari yang sama di Kampung Nahepese Kecamatan Manganitu tepatnya di rumah Keluarga Horohiung-Lambari, juga terjadi kasus penganiayaan yang dilakukan lelaki inisial NS alias Nelson Sindiang (49) terhadap korban lelaki Iknasius Tumbale (33).

Baca juga:  Menkes Terawan Datang, Gubernur Olly Tegaskan Semua Terdeteksi

Saat itu korban Iknasius sedang duduk di rumah Keluarga Horohiung – Lambari, tiba-tiba tersangka Nelson datang dalam keadaan mabuk langsung menarik kedua kaki korban hingga korban terjatuh.

“Setelah dua kejadian itu, polisi langsung bergerak cepat dan langsung mengamankan pelaku penganiayaan,” tandas Kapolsek Manganitu, IPTU EM Wangkanusa.(arya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed