oleh

Curah Hujan Tinggi, Tutuyan Rawan Banjir

TUTUYAN, Meja Hijau – Curah hujan di wilayah Bolaang Mongondow Timur (Boltim) akan berdampak pada bahaya banjir dan tanah longsor. Mengapa tidak, di wilayah ini tiga titik desa rawan banjir. Dari tiga titik tersebut yakni berada di Desa Kayumoyondi, Desa Tutuyan dan Desa Togid di Kecamatan Tutuyan.

Alasannya kedudukan tiga desa ini terbilang sejajar dengan permukaan laut, ditambah pembangunan fisik yang semakin meningkat sehingga daerah serapan air terus berkurang. Setiap kali musim hujan intensitas tinggi, maka air sungai meluap sampai ke badan jalan dan pemukiman warga.

Baca juga:  Lomban-Mantiri Simak Paripurna Pidato Kenegaraan Presiden

Menurut anggota DPRD Boltim Revvy Lengkong, instansi penanggulangan banjir sudah seharusnya merencanakan sedini mungkin. Sebab akselerasi pembangunan akan terus berkembang, sudah pasti dampak banjir sulit dihindarkan.

“Perencanaan penanggulangan daerah rawan banjir harus diatasi mulai dari sekarang. Kalau tidak, sudah pasti dampak banjir kemudian akan sulit dihindari,” tutur politisi Partai Gerindra ini.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Elvis Siagian membenarkan curah hujan tinggi mengancam tiga desa tersebut di Kecamatan Tutuyan.

Baca juga:  ASN Tomohon Dianjurkan Tidak Loyal pada Kepentingan Politik Penguasa

Pihaknya berharap warga yang bermukim di lereng gunung untuk terus waspada. Waspadai situasi atau sebaiknya mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Saya himbau kepada masyarakat untuk menyikapi situasi cuaca yang ekstrim ini untuk berhati hati. Terlebih warga yang tinggal di lereng gunung, dan para nelayan di himbau jangan dulu melaut,” kata Siagian.(uyo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed