oleh

DPRD Tomohon Soroti Proyek Bedah Rumah

TOMOHON, Meja Hijau – Pihak Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Tomohon telah memastikan, bahwa proyek-proyek pembangunan infrastruktur yang dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 sudah teralisasi dengan baik.

Hal itu dikemukakan ketua Komisi II DPRD Tomohon Frets Keles, ST, kemarin.

“Pembangunan yang dananya berasal dari APBD 2017 selalu kita awasi dengan ketat. Syukur, sejauh ini semua proyek pembangunannya dapat dikerjakan dengan baik,” ungkap Keles.

Baca juga:  Pemprov Sulut Tolak 391 Program Usulan Kabupaten-Kota

Menurutnya, Komisi II yang juga membidangi Pembangunan punya tanggung jawab besar dalam hal pembangunan fisik, sehingga harus ekstra keras dalam pengawasan.

“Uang Negara yang digunakan haruslah dikerjakan sesuai aturan. Kita tidak boleh macam-macam dengan uang rakyat. Kita terus mewarning SKPD terkait untuk maksmal dalam hal ini,” pungkas Keles. Terkait itu, sejumlah penggiat LSM mengkritisi beberapa kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan secara asal-asalan.

Baca juga:  Ibah dengan Korban, AK7 Distribusi Bantuan Banjir dan Tanah Longsor

“Anggota DPRD yang punya fungsi pengawasan harus lebih aktiv turun melihat proyek-proyek dilapangan. Jangan nanti dapat laporan baru mau bergerak,” ungkap DR Adolof Paat, MSc, kemarin. Dia kembali menyentil proyek bedah rumah yang ditenggarai ada

permainan pihak ke-III.

“Diduga ada permainan dalam pendistribusian material bedah rumah. DPRD harus panggil warga penerima dan pihak distributor,” pungkasnya.(jp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed